Mustahiq Zakat - Riqab ('Abid Mukatab) - BAITUSSALAM

Sabtu, 16 April 2022

Mustahiq Zakat - Riqab ('Abid Mukatab)

8 Mustahiq Zakat - Riqab ('Abid Mukatab) | Mu'allaf | Ibnu Sabil | Sabilillah | Amil Zakat | Faqir | Miskin | Gharim

Mustahiq Zakat - Syafi'iyah

الأم للإمام محمد الشافعي ج ٢ ص ٧٧
ﻗﺎﻝ اﻟﺸﺎﻓﻌﻲ  ﻗﺎﻝ اﻟﻠﻪ ﺗﺒﺎﺭﻙ ﻭﺗﻌﺎﻟﻰ : ﺇﻧﻤﺎ اﻟﺼﺪﻗﺎﺕ ﻟﻠﻔﻘﺮاء ﻭاﻟﻤﺴﺎﻛﻴﻦ ﻭاﻟﻌﺎﻣﻠﻴﻦ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻭاﻟﻤﺆﻟﻔﺔ ﻗﻠﻮﺑﻬﻢ ﻭﻓﻲ اﻟﺮﻗﺎﺏ ﻭاﻟﻐﺎﺭﻣﻴﻦ ﻭﻓﻲ ﺳﺒﻴﻞ اﻟﻠﻪ ﻭاﺑﻦ اﻟﺴﺒﻴﻞ - اﻟﺘﻮﺑﺔ ٦٠ - ﻓﺄﺣﻜﻢ اﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ﻓﺮﺽ اﻟﺼﺪﻗﺎﺕ ﻓﻲ ﻛﺘﺎﺑﻪ ﺛﻢ ﺃﻛﺪﻫﺎ ﻓﻘﺎﻝ : ﻓﺮﻳﻀﺔ ﻣﻦ اﻟﻠﻪ - اﻟﺘﻮﺑﺔ: ٦٠ - ﻗﺎﻝ ﻭﻟﻴﺲ ﻷﺣﺪ ﺃﻥ ﻳﻘﺴﻤﻬﺎ ﻋﻠﻰ ﻏﻴﺮ ﻣﺎ ﻗﺴﻤﻬﺎ اﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ﻋﻠﻴﻪ ﺫﻟﻚ ﻣﺎ ﻛﺎﻧﺖ اﻷﺻﻨﺎﻑ ﻣﻮﺟﻮﺩﺓ
Telah berkata Imam Syafi'i telah berfirman Allah Tabaroka Wa Ta'ala : "Sesungguhnya shadaqoh zakat adalah hanya untuk orang-orang faqir, orang-orang miskin, amilin terhadap zakat, mu'allafah hatinya, fi ar-riqob ('abid mukatab), orang-orang gharim, fi sabilillah, ibnu sabil." - At-Taubah Ayat 60 - Maka Allah telah menghukumi kefardhuan shadaqoh di dalam KitabNya, kemudian Allah menguatkannya. Kemudian berfirman : "suatu kefardhuan dari Allah". - At-Taubah Ayat 60 - Telah berkata Imam Syafi'i : "dan tidaklah bagi seseorang membagikannya kepada selain perkara yang Allah Azza wa Jalla telah membagikannya terhadapnya. Itu semua selagi keberadaan ashnaf tersebut itu ada.[1]
فتح القريب المجيب للإمام ابن قاسم الغازي
ﻭﺗﺪﻓﻊ اﻟﺰﻛﺎﺓ ﺇﻟﻰ اﻷﺻﻨﺎﻑ اﻟﺜﻤﺎﻧﻴﺔ اﻟﺬﻳﻦ ﺫﻛﺮﻫﻢ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻓﻲ ﻛﺘﺎﺑﻪ اﻟﻌﺰﻳﺰ ﻓﻲ ﻗﻮﻟﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ: ﺇﻧﻤﺎ اﻟﺼﺪﻗﺎﺕ ﻟﻠﻔﻘﺮاء ﻭاﻟﻤﺴﺎﻛﻴﻦ ﻭاﻟﻌﺎﻣﻠﻴﻦ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻭاﻟﻤﺆﻟﻔﺔ ﻗﻠﻮﺑﻬﻢ ﻭﻓﻲ اﻟﺮﻗﺎﺏ ﻭاﻟﻐﺎﺭﻣﻴﻦ ﻭﻓﻲ ﺳﺒﻴﻞ اﻟﻠﻪ ﻭاﺑﻦ اﻟﺴﺒﻴل - اﻟﺘﻮﺑﺔ ٦٠ - ﻫﻮ ﻇﺎﻫﺮ ﻏﻨﻲ ﻋﻦ اﻟﺸﺮﺡ ﺇﻻ ﻣﻌﺮﻓﺔ اﻷﺻﻨﺎﻑ اﻟﻤﺬﻛﻮﺭﺓ
Zakat diberikan kepada ashnaf yang 8 yaitu orang-orang yang Allah telah menuturkannya di dalam Kitabihi Al-Aziz pada Firmannya : "Sesungguhnya shadaqoh zakat adalah hanya untuk orang-orang faqir, orang-orang miskin, amilin terhadap zakat, mu'allafah hatinya, fi ar-riqob ('abid mukatab), orang-orang gharim, fi sabilillah, ibnu sabil. - At-Taubah Ayat 60 - Itu dzohir tidak butuh penjelasan, kecuali penjelasan pengenalan ashnaf  yang telah dituturkan.[2]

Riqab ('Abid Mukatab) - Syafi'iyah

فتح المعين للشيخ زين الدين المليباري ص ٥٢
ﻭاﻟﺮﻗﺎﺏ: اﻟﻤﻜﺎﺗﺒﻮﻥ ﻛﺘﺎﺑﺔ ﺻﺤﻴﺤﺔ ﻓﻴﻌﻄﻰ اﻟﻤﻜﺎﺗﺐ ﺃﻭ ﺳﻴﺪﻩ ﺑﺈﺫﻧﻪ ﺩﻳﻨﻪ ﺇﻥ ﻋﺠﺰ ﻋﻦ اﻟﻮﻓﺎء ﻭﺇﻥ ﻛﺎﻥ
ﻛﺴﻮﺑﺎ ﻻ ﻣﻦ ﺯﻛﺎﺓ ﺳﻴﺪﻩ ﻟﺒﻘﺎﺋﻪ ﻋﻠﻰ ﻣﻠﻜﻪ
__________________________
ﻭﻳﺼﺪﻕ ﻣﺪﻋﻲ ﻛﺘﺎﺑﺔ ﺃﻭ ﻏﺮﻡ ﺑﺈﺧﺒﺎﺭ ﻋﺪﻝ ﻭﺗﺼﺪﻳﻖ ﺳﻴﺪ ﺃﻭ ﺭﺏ ﺩﻳﻦ ﺃﻭ اﺷﺘﻬﺎﺭ ﺣﺎﻝ ﺑﻴﻦ اﻟﻨﺎﺱ
Ar-Riqab : adalah para 'abid mukatab yang status kitabahnya shahih. Maka boleh diberi mukatab atau tuannya dengan seizin mukatab tersebut terhadap hutangnya, jika mukatab tersebut tidak mampu melunasi. Sekalipun mukatabnya rajin berkasab. Tidak sah diberi dari zakat tuannya, karena masih tetapnya mukatab pada kepemilikan tuannya.
___________________
Dibenarkan pengakuan seseorang yang mengaku abid mukatab dan pengakuan termasuk gharim dengan didukung informasi yang tepat dari tuannya atau pemilik hutang atau masyhurnya keadaan itu di kalangan masyarakat.[3]

Riqab - Perbandingan Madzhab : Syafi'iyah, Hanafiyah, Hanabilah, Malikiyah.
الفقه الإسلام وأدلته للشيخ وهبه الزهيلي
في الرقاب وهم عند الحنفية والشافعية: المكاتبون المسلمون الذي لا يجدون وفاء ما يؤدون، ولو مع القوة والكسب؛ لأنه لا يمكن الدفع إلى الشخص الذي يراد فك رقبته إلا إذا كان مكاتباً، ولو اشتري بالسهم عبيد، لم يكن الدفع إليهم، وإنما هو دفع إلى سادتهم، ولم يتحقق التمليك المطلوب في أداء الزكاة، ويؤكده قوله تعالى: وآتوهم من مال الله الذي آتاكم - النور : ٣٣ / ٢٤ - وفسر ابن عباس «في الرقاب» بأنهم المكاتبون
وقال المالكية والحنابلة: يشترى بسهمهم رقيق، فيعتق؛ لأن كل موضع ذكرت فيه الرقبة، يراد بها عتقها، والعتق والتحرير لا يكون إلا في القن العبد الخالص العبودية كما في الكفارات
وشرط إعطاء المكاتب هو كونه مسلماً، محتاجاً
وبما أنه لا يوجد الآن في العالم رقيق، لإلغائه وتحريمه دولياً، فإن هذا السهم لا وجود له حقيقة، وما قد يوجد ليس له طريق شرعي جائز
fi Ar-Riqab - Mereka menurut Hanafiyah dan Syafi'iyah adalah para al-mukatab yang beragama islam yang tidak menemukan pelunasan perkara yang harus dibayarkan. Sekalipun serta memiliki kekuatan dan memiliki kasab. Karena sesungguhnya tidaklah mungkin memberikan kepada orang yang dikehendaki kemerdekaan penghambaannya kecuali jika dia keadaannya mukatab. Dan jika seorang 'abid membeli terhadap saham, tidak mungkin memberikan kepadanya, tentunya penjual memberikan kepada tuan mereka, dan menjadi tidak nyata kepemilikan perkara yang dituntut pada pembayaran zakat. Dan menguatkannya Firman Allah Ta'ala : 
وآتوهم من مال الله الذي آتاكم - النور : ٣٣ / ٢٤
"dan berikanlah oleh kalian kepada mereka sebahagian dari harta Allah yang dikaruniakannya kepada kalian (QS. An-Nuur Ayat 33) dan Imam Ibnu Abbas menafsirkannya pada الرقاب bahwasanya mereka adalah المكاتبون
Telah berkata Malikiyah dan Hanabilah : Dibelikan bagian Ar-Riqab seorang رقيقabid, kemudian dimerdekakan. Karena sesungguhnya di setiap tempat ayat dalam Al-Qur'an yang disebut padanya رقبة, dimurod dengan ayat tersebut عتقmemerdekakannya. Sedangkan عتق dan تحرير tidak ada keadaannya kecuali pada قن (hamba sahaya yang murni kehambaannya) seperti pada bab kifarat.
Syarat pemberian kepada mukatab adalah statusnya orang yang beragama islam dan dia membutuhkan.

Dan perihal bahwasanya tidak ditemukan Ar-Raqiq di alam sekarang, karena tidak bermanfaatnya dan dilarangnya oleh pemerintah, maka sesungguhnya bagian ar-riqab ini tidak ada baginya secara hakikat. Dan perkara yang terkadang ditemukan, tidak ada baginya jalan syar'i yang boleh.[4]

8 Mustahiq Zakat - Riqab ('Abid Mukatab) | Mu'allaf | Ibnu Sabil | Sabilillah | Amil Zakat | Faqir | Miskin | Gharim

Sumber :
[1] Imam Muhammad Asy-Syafi'i. Al-Umm Jilid 2 Hal 77
[2] Imam Ibnu Qasim Al-Ghazi. Fath Al-Qarib Al-Mujib ala At-Taqrib Hal 25
[3] Syaikh Zainuddin Al-Malibari. Fath Al-Muin bi Syarh Qurroh Al-Ain Hal 52
[4] Syaikh Wahbah Az-Zuhaili. Al-Fiqh Al-Islami Wa Adillatuh Jilid 3 Hal 1956

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah ikut berpartisifasi
Komentar anda akan segera kami balas