Syarat Sah Puasa Menurut Ulama Fiqh Madzhab Imam Syafi‛i - BAITUSSALAM

YAYASAN BAITUSSALAM SUKAPALA

Senin, 08 Februari 2021

Syarat Sah Puasa Menurut Ulama Fiqh Madzhab Imam Syafi‛i

Syarat Sah Puasa Menurut Ulama Fiqh Madzhab Imam Syafi‛i

Tinjauan Pustaka

1). Kitab Safinah al-Najā Hal 109 (Syaikh Salim bin Samir al-Hadhrami) & Kitab Kasyifah al-Sajā (Syaikh Muhammad Nawawi al-Bantani)

فَصْلٌ
شُرُوْطُ صِحَّتِهِ أَرْبَعَةُ أَشْيَاءَ
إِسْلَامٌ وَعَقلٌ وَنِقَاءٌ مِنْ نَحْوِ حَيْضٍ
وَعِلْمٌ بِكَوْنِ الْوَقْتِ قَابِلًا لِلصَّوْمِ
Fashl - Syarat Sah Puasa Ada 4 : 
  1. Islam.
  2. Berakal.
  3. Suci dari dari seumpama haidh
  4. Mengetahui berdasarkan ilmu bahwa hari tersebut bukan hari yang diharamkan berpuasa.

Daftar Pustaka

al-Hadhrami, Syekh Salim bin Samir. Safinah al-Najā Hal 109
al-Bantani, Syaikh Muhammad Nawawi. Kasyifah al-Sajā.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah ikut berpartisifasi
Komentar anda akan segera kami balas