Cara Tukar Posisi Domain Blogger - BAITUSSALAM

YAYASAN BAITUSSALAM SUKAPALA

Senin, 05 Juli 2021

Cara Tukar Posisi Domain Blogger

Cara tukar posisi domain di blogger ini jarang dilakukan. Namun pada situasi dan kondisi tertentu anda mungkin terpaksa perlu melakukannya untuk mengatasi permasalahan blog anda. Contoh masalah :
  • Anda memiliki blog A dengan fokus pembahasan ilmu pengetahuan. Tapi nama domain yang dipergunakan kurang cocok untuk niche ilmu pengetahuan. Nama domain tersebut malah lebih cocok jika dipergunakan untuk niche download gratis.
  • Anda memiliki blog B dengan fokus pembahasan download gratis. Tapi nama domain yang dipergunakan lebih cocok untuk niche ilmu pengetahuan. 
Kondisi blog B ini sebaliknya dari blog A. Domain blog B ini malah lebih cocok ngeblog di blog A. Ini bisa jadi membuat anda tidak nyaman.

Ada 2 opsi yang bisa anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu :
  • Opsi kesatu : Menukar artikel blog A dan blog B
  • Opsi kedua : Menukar domain blog A dan blog B
Opsi kedua adalah opsi yang lebih masuk akal, dengan asumsi bahwa resiko yang ditimbulkan dari tukar domain lebih kecil daripada resiko yang diakibatkan oleh tukar artikel. Tapi dengan catatan jika anda "tidak salah langkah". Dengan kata lain, anda tidak boleh salah mengurutkan tutorialnya.

Bagaimana caranya? caranya sangat mudah. Silahkan dibaca tutorialnya sampai tuntas.
  • Mengubah name server domain blog A ke kondisi default. Kondisi default yang dimaksud adalah kondisi dimana name server tidak diarahkan ke blogger, melainkan ke server webhosting atau registrar dimana domain diregistrasikan. Ini harus dilakukan di DNS Management webhosting tempat registrasi domain. Hal ini menjadikan domain blog A tidak lagi tertaut ke blogger. Jangan lupa juga untuk menghapus 2 CNAME dan 4 A Record
  • Melepaskan custom domain dari blog A. Ini harus dilakukan di setelan dasar blog A. Cara ini untuk melepaskan domain dari blog A dan otomatis mengembalikannya ke versi blogspot tanpa domain custom. 
    Melepaskan-custom-domain-dari-blogger
  • Melakukan hal yang sama seperti langkah ke-1 dan langkah ke-2 pada domain blog B : mengubah name servernya ke kondisi default, menghapus 2 CNAME, menghapus 4 A Record dan melepaskan custom domain dari blog B.
3 langkah di atas tujuannya adalah :
  • Agar kedua domain kembali ke posisi tidak ngeblog seperti posisi ketika domain tersebut baru saja dibeli/diregistrasi
  • Agar blog A dan blog B kembali ke posisi ngeblog sebagai subdomain.blogspot seperti kondisi awalnya. https://subdomainA.blogspot.com dan https://subdomainB.blogspot.com. 
Langkah anda berikutnya adalah menyambungkan domain ke blogspot seperti yang dulu pernah dilakukan. Dengan posisi disilang : mantan domain blog A disambungkan ke blog B, mantan domain blog B disambungkan ke blog A.

Keuntungan cara ini jika dilakukan adalah : kita tidak harus melakukan back up konten, karena konten tetap di blog semula. Jadi tidak perlu khawatir konten diindikasikan duplikat. Aman.

Hanya saja konten-konten tersebut mengalami perubahan url/link untuk sementara waktu yaitu ketika domain custom dilepas dan blog kembali jadi subdomain blogspot.

Cara ini memungkinkan 404 untuk url yg pernah dishare menggunakan domain sebelumnya. Tapi masih bisa diatasi dengan redirect.

Jika blog anda direncanakan untuk didaftarkan menjadi publisher adsense, cara ini lebih baik daripada memindahkan artikel blog to blog.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah ikut berpartisifasi
Komentar anda akan segera kami balas