Aurat - BAITUSSALAM

YAYASAN BAITUSSALAM SUKAPALA

Senin, 15 Februari 2021

Aurat

Aurat Menurut Ulama Fiqh Madzhab Imam Syafi‛i

Tinjauan Pustaka

1). Kitab Safinah al-Najā Hal 48 (Syaikh Salim bin Samir al-Hadhrami) & Kitab Kasyifah al-Sajā (Syaikh Muhammad Nawawi al-Bantani)

اَلْعَوْرَاتُ أَرْبَعٌ
عَوْرَةُ الرَّجُلِ مُطْلَقًا وَالْأَمَةِ فِي الصَّلَاةِ مَا بَيْنَ السُّرَّةِ وَالرُّكْبَةِ
وَعَوْرَةُ الْحُرَّةِ فِي الصَّلَاةِ جَمِيْعُ بَدَنِهَا مَا سِوَى الْوَجْهِ وَالْكَفَيْنِ
وَعَوْرَةُ الْحُرَّةِ وَالْأَمَةِ عِنْدَ الْأَجَانِبِ جَمِيْعُ الْبَدَنِ
وَعِنْدَ مَحَارِمِهِمَا وَالنِّسَاءِ مَا بَيْنَ السُّرَّةِ وَالرُّكْبَةِ
Fashl - Aurat Ada 4 : 
  1. Aurat laki-laki secara muthlaq dan perempuan amat dalam shalat adalah antara pusar dan lutut.
  2. Aurat perempuan merdeka dalam shalat adalah seluruh badan selain wajah dan kedua telapak tangan. 
  3. Aurat perempuan merdeka dan perempuan amat di hadapan laki-laki yang bukan mahram adalah seluruh badan.
  4. Aurat perempuan merdeka dan perempuan amat di hadapan laki-laki mahram dan sesama perempuan adalah antara pusar dan lutut.

Daftar Pustaka

al-Hadhrami, Syekh Salim bin Samir. Safinah al-Najā Hal 48
al-Bantani, Syaikh Muhammad Nawawi. Kasyifah al-Sajā.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah ikut berpartisifasi
Komentar anda akan segera kami balas