BAITUSSALAM: Feedburner
Tampilkan postingan dengan label Feedburner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Feedburner. Tampilkan semua postingan

Cara Menghapus Web Dari Feedburner

Sekalipun sangat bermanfaat, pada kondisi tertentu sangat mungkin anda ingin menghapus web/blog dari feedburner yang sebelumnya pernah didaftarkan dan disinkronkan. Misalnya : 

  • tidak butuh feedburner
  • karena web/blog yang disinkronkan sudah bukan milik anda
  • kebanyakan web/blog
  • domain web/blog expired
  • double domain web/blog di feedburner
  • eksperimen
  • dan sebagainya.

Berikut ini adalah cara menghapus web/blog dari feedburner.

  • Kunjungi My Feed. My Feed = Homepage Feedburner, sebuah halaman yang ketika anda mengakses feedburner anda langsung landing di halaman tersebut.
  • Klik salah satu Feed Title. Misalnya : dari sekian banyak feed title, yang dipilih adalah satujuta.store.
  • Klik Delete Feed.
    cara-menghapus-blog-dari-feedburner
  • Kemudian akan ada tulisan "You........" (Anda akan menghapus feed secara permanen: SATUJUTA.STORE.  Jika Anda menyelesaikan tindakan ini, umpan Anda dan SEMUA riwayat statistik terkait serta manfaat layanan akan dihapus. Anda memiliki opsi untuk alamat feed ini untuk secara permanen mengarahkan ke feed sumber yang saat ini dikonfigurasi) Cheklist : Whith Permanently redirection
  • Klik Delete.
  • Selesai. Andapun dikembalikan ke homepage feedburner.
Itulah cara menghapus web/blog dari  feedburner. Untuk menghapus blognya sekalian secara permanen ikuti cara ini

Cara Memasang Feed di Web/Blog

Sebelum memasang feed di web/blog, pastikan anda sudah mendaptarkan web/blog anda ke feedburner terlebih dahulu. Ikuti cara ini untuk mendaftar.

Penggunaan feed di web/blog yang paling umum dilakukan adalah pada widget subsribe. Jadi artikel cara memasang feed di web/blog ini akan difokuskan pada menghasilkan sebuah kotak atau widget subscribe di web/blog yang terintegrasi dengan feedburner.

Pada tutorial sebelumnya mengenai cara mendaftarkan web/blog ke feedburner anda mengakhiri tutorialnya dengan #klik skip directly to feed management kan? dan kemudian landing di halaman seperti pada gambar di bawah ini. Nah, tutorial ini merupakan kelanjutannya.
Cara-Memasang-Feed-di-Web-Blog
#Klik Publicize
Ini untuk mulai mempublikasikan feed yang feed title dan feed adressnya sudah dibuat pada proses pendaptaran web/blog ke feedburner. 

#Klik Email Subscription 
Kenapa memilih email subsciption bukan memilih yang lain? karena tutorial ini akan diarahkan untuk memasang feed pada kotak formulir subscribe. 

Email subsription menjadi sangat penting di sini, karena feed akan dikirim nantinya sebagai pesan email singkat "baca selengkapnya" kepada pengunjung setelah pengunjung menjadi subscriber web/blog.

Pola subscribe ini bisa dibilang pola penggunaan yang user friendly, karena trend pengunjung secara global lebih menyukai pola seperti ini.

Klik-Activate-Email-Subscriptions
#Klik Activate
Setelah email subscription di-aktivate dan sukses
  • di atas ada "you have successfully activated........dst"
  • di bawah ada "the service is active"
langkah selanjutnya adalah memasangnya di web/blog.
#Copy kode HTMLnya
#Paste kode HTMLnya ke web/blog, 
  • bisa melalui widget html/javascript di menu tata letak,
  • bisa di dalam artikel dengan mode html, 
  • bisa langsung dipastekan ke template melalu theme editor.
#Klik Save

Cara Mendaftarkan Web ke Feedburner

Untuk bisa memanfaatkan layanan gratis feedburner, web/blog kita harus terdaftar di feedburner. Setelah web/blog kita terdaftar, kita akan memiliki Url feed blog. Nah, url feed inilah  yang kita butuhkan untuk dipasang di web/blog kita. Pertanyaannya, "bagaimana cara mendaftarkan web/blog ke feedburner?" Inilah yang akan dibahas, "bagaimana caranya".

Sudah tau fungsi dan manfaat feedburner untuk web/blog? "fungsi feedburner adalah mengelola feed web, manfaatnya agar feed web lebih user friendly". Selengkapnya baca ini.....

Berikut ini adalah tutorial cara mendaftarkan web/blog ke feedburner :

#1 Miliki Akun Feedburner. 
Akun ini otomatis akan anda dapatkan jika anda mengakses situs feedburner menggunakan email gmail. 
Kok bisa? ya, tentu saja. Karena email@gmail.com dan feedburner keduanya milik Google. 
Barangsiapa memiliki email@gmail.com maka email tersebut dapat dipergunakan untuk mengakses semua produk google, karena email@gmail.com adalah nyawanya akun google kita. 
Untuk memiliki email@gmail.com, ikuti cara ini......

#2 Mulai Proses Pendaftaran
Setelah mengunjungi situs feedburner, cari kotak seperti pada gambar di bawah, untuk mulai proses pendaftaran. Kemudian masukan url blog kita. 
Ada 2 opsi yang bisa kita lakukan : bisa url blogspotnya, bisa juga url domain customnya. 
cara-mendaftarkan-blog-ke-feedburner

Pada tutorial ini i am a podcaster tidak diceklist, karena yang dibutuhkan saat ini adalah feed yang akan dipergunakan untuk subscribe di web/blog saja. Kemudian klik next

#3 Memilih Style URL Default.
Selanjutnya adalah memilih Url feed default. Istilah lainnya "setting permalink". Saran saja, pilih atom yang pertama yaitu  https://www.baitussalam.web.id/feeds/posts/defaults. kemudian klik next
memilih-style-url-default

#4 Menentukan Feed Title dan Feed Adress
Selanjutnya adalah menamai judul feed atau "feed title" dan "feed adress/url". Untuk ujung feed adress, sebaiknya disamakan saja dengan nama judul feed agar mudah diingat. kemudian klik next
menentukan-feed-title-dan-feed-adress

#5 Finishing
Umpan FeedBurner sekarang sudah tayang. Ini adalah akhir dari langkah cara mendaftarkan web/blog ke feedburner. Sampai langkah ini web/blog sudah terdaftar di feedburner, dan kita sudah mendapatkan url feed web/blog.
Setelah ini, feedburner kemudian menawarkan untuk ke langkah 2. Tapi, daripada melanjutkan ke langkah ke 2 dengan cara klik next, lebih baik kita sudahi saja. Klik Skip directly to feed management
skip-directly-to-feed-management
Setelah ini kita tinggal memasangnya di web/blog

Mengenal Fungsi dan Setup Feedburner

Pengenalan fungsi dan setup feedburner ini sangat cocok dibaca orang yang akan membuat web/blog atau blogger yang baru saja membuat web/blog, karena fungsi feedburner akan sangat membantu dalam rangka membangun web/blog menjadi lebih baik.

Ada baiknya artikel ini dibaca berulang kali, atau dibookmark saja, agar anda tidak susah mencari penjelasan mengenai fungsi dan setup feedburner seperti ini.
mengenal-fungsi-dan-setup-feedburner
Masalahnya dulu saya sempat berulang kali mengakses halaman "help" feedburner hanya demi mendapatkan penjelasan yang lebih baik mengenai cara kerja layanan pembakar feed tersebut.

Itu baru cara kerjanya, belum lagi setupnya. Sedikit rumit juga alur pembahasan tentang feedburner ini.

Berbeda dengan istilah "feedback", yang mudah diingat dan tidak asing di telinga karena sering diucapkan dalam pergaulan sehari-hari. Untuk memahaminya juga tidak rumit.

Istilah "Feedburner" sendiri kurang begitu nempel di kepala, entah karena paduan kosakatanya atau karena memang kurang di-up.  

Popularitas "feedburner" bahkan kalah populer oleh buah dari keberadaannya, yaitu "subscribe".

Ini ibarat kacang lupa sama kulitnya, dimana kita hanya tau bahwa "blog kita akan lebih enak dipandang jika follow by email defaultnya tidak diperlihatkan kepada pengunjung, tapi feednya ingin tetap bisa dimanfaatkan" dan diterapkan pada format lain, model widget subscribe misalnya. 

Situs resminya yaitu www.feedburner.com sampai saat ini belum menyediakan alih bahasa ke bahasa indonesia. Bahasa yang tersedia adalah : Inggris, 日本語, Spanyol, Portugis, русский dan Deutsch. Bahasa defaultnya adalah bahasa inggris. 

Tentu ini menjadi salah satu faktor penyebab sulitnya blogger pemula mendapatkan penjelasan terkait feedburner ini, karena umumnya pengunjung situs manapun lebih memilih angkat kaki daripada repot-repot memaksakan diri menerjemahkan penjelasan-penjelasan terkait masalah-masalah rumit yang dianggap bukan merupakan kebutuhan sehari-hari.

Artikel tutorial berbahasa indonesia mengenai setup feedburner yang tersedia di panggung utama search engine google juga masih sedikit. Bahkan beberapa diantaranya ada yang sudah kadaluarsa dan penjelasannya butuh diupdate.

Mungkin salah satu faktor yang jadi pertimbangan para master untuk tidak sering membahasnya adalah karena setup untuk menyingkronkan feedburner dengan web/blog dianggap cukup 1 kali saja seumur ngeblog, yaitu sewaktu web/blog masih sangat baru. 

Selanjutnya feedburner jarang diakses, tidak seperti google analytic dan search console yang rutin dipantau setiap hari. 

Maka dari itu, jika mereka fokus untuk menghadirkan penjelasan feedburner, tidak berpotensi pada peningkatan trafic pengunjung. Mubadzir.

Feedburner itu apa sih fungsinya? apa manfaatnya untuk web/blog? bagaimana cara setupnya?

Baitussalam.web.id akan membantu menjelaskan semuanya. Penjelasan ini insya Allah akan lebih mudah dipahami, karena dijelaskan dengan bahasa manusia, bukan bahasa robot yang susah dipahami blogger pemula.

Fungsi Feedburner

Sebagaimana namanya, feedburner adalah sebuah situs layanan gratis milik google yang pelayanannya hanya berfokus pada pengelolaan, pengolahan dan pengalihan umpan web serta membantu web menganalisis hasilnya secara berkala.

Pengelola web/blog atau podcast memanfaatkan layanan tersebut untuk mengoptimalkan umpan web yang ada.

Analoginya begini : anda punya "sangu raskin" sebagai butiran umpan untuk mendapatkan ikan-ikan di kolam. alat pengumpannya anda juga punya, yaitu "useup". Sayangnya, fungsi pengumpan (useup) tersebut kurang membantu mengoptimalkan proses pengumpanan sehingga anda membutuhkan alat pengumpan yang lebih bagus secara fungsionalitas untuk optimalisasi dan optimasi agar pendapatan ikan anda bisa maksimal.

Anda butuh : benang dan kail sebagai alat bantu.

Dengan kata lain : "anda membutuhkan sebuah alat yang bukan hanya sebagai pengait umpan saja, melainkan juga alat yang berfungsi sebagai pengatur ritme, pengukur jarak, pengolah daya dan pengalih saluran agar feedbacknya tidak bersifat tok-tak melainkan tok-tik-tak-tik-tok".

feedback yang dihasilkan oleh alur "tok-tik-tak-tik-tok" ini lebih user friendly daripada feedback yang dihasilkan oleh alur "tok-tak".

Blogger sebagai layanan penyedia web/blog gratis milik google memiliki sebuah widget bawaan yang bisa dimanfaatkan pengelola web/blog menyediakan fasilitas langganan artikel bagi pengunjung web/blog. Tapi, fasilitas tersebut fungsinya sangat sederhana, sehingga jika dipergunakan hasilnya akan kurang bisa memaksimalkan pencapaian target pengelola web/blog. Karena feedback terlalu bersifat "tok-tak".

Nah, feedburner hadir menawarkan sebuah layanan untuk mengoptimalkan widget feed bawaan milik blogger yang sederhana tersebut menjadi lebih bisa diandalkan. Karena ritme feedback menjadi lebih user friendly, seperti : "tok-tik-tak-tik-tok" yang sudah dijelaskan tadi.

Setup Feedburner

Untuk membuat fungsi layanan feedburner bisa bermanfaat, kita terlebih dahulu harus melakukan setup :
  • Memiliki akun feedburner
  • Mendaftarkan blog kita
  • Mensinkronkan feedburner dengan blog kita
  • Membuat settingan lain di dasboard feedburner
Bahkan anda bisa menghapusnya kembali (mencopot web/blog dari akun anda di feedburner) jika feedburner sudah tidak dibutuhkan lagi