Ilmu Tajwid : Hakikat, Tujuan, Hukum Mempelajari. - BAITUSSALAM

YAYASAN BAITUSSALAM SUKAPALA

Senin, 30 Agustus 2021

Ilmu Tajwid : Hakikat, Tujuan, Hukum Mempelajari.

Ilmu Tajwid : Hakikat, Tujuan, Hukum Mempelajari. Mengetahui Pengantar (Mabadi) Ilmu Tajwid sangat penting sebelum kita mempelajari lebih jauh tentang masalah-masalah ilmu tajwid.

Hal itu juga berlaku untuk semua fan (bidang studi) ilmu lain, sebagai persiapan agar nanti ketika kita mempelajarinya bisa fokus dan tidak keluar dari ruang lingkup pembahasan yang sebenarnya.

Tinjauan Pustaka

1. Kitab Hidayah al-Mustafidz fi Ahkam al-Tajwid (Abi Rimah, Syaikh Muhammad al-Mahmud al-Najjar)

س #  ما حقيقة التجويد لغة واصطلاحا

ج #  االتجويد لغة الإتيان بالجيد واصطلاحا علم يعرف به اعطاء كل حرف حقه ومستحقه من الصفات والمدود وغيرذلك كالترقيق والتفخيم ونحوهما

س # ما غاية علم التجويد

ج # غايته بلوغ النهاية في اتقان لفظ القرأن على ما تلقي من الحضرة النبوية الأفصحية وقيل غايته صون اللسان عن الخطاء في كتاب الله

س # ما حكم الشارع في علم التجويد

ج # التجويد لا خلاف في انه فرض كفاية والعمل به فرض عين على كل مسلم ومسلمة من المكلفين

S : Apakah hakikat ilmu tajwid menurut etimologi dan terminologi?

J : Tajwid menurut etimologi adalah al-ityanu bi al-jayyidi (mendatangkan dengan bagus), dan menurut terminologi adalah suatu ilmu yang dengannya dapat diketahui cara memberikan haq dan mustahaq setiap huruf : sifat-sifatnya, dipanjangkannya dan lainnya seperti tarqiq dan tafkhim dan yang semisal keduanya.

S : Apakah ghayah ilmu tajwid?

J : Ghayahnya adalah sampainya tujuan dalam meyakinkan lafadz al-Qur'an pada hal yang ditimpakan dari hadhrat kenabiannya dan kefasihannya. Menurut sebuah pendapat ghayahnya adalah menjaga lisan dari kesalahan dalam membaca Kitab Allah.

S : Apakah hukum syar‛i dalam mempelajari ilmu tajwid?

J : Hukum mempelajari ilmu tajwid adalah tidak ada ikhtilaf dalam hal bahwasanya itu fardhu kifayah, dan mengamalkannya adalah fardhu ‛ain kepada setiap muslim dan muslimat mukallafin.

Daftar Pustaka

Abu Rimah, Syaikh Muhammad al-Mahmud. Hidayah al-Mustafidz fi Ahkam al-Tajwid.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah ikut berpartisifasi
Komentar anda akan segera kami balas