BAITUSSALAM: Verb
Tampilkan postingan dengan label Verb. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Verb. Tampilkan semua postingan

27 Rumus Infinitive : 1-13 Bare Infinitive, 14-27 To Infinitive.

Verb - 27 Rumus Infinitive : 1-13 Bare Infinitive, 14-27 To Infinitive
  1. Do + Subject + Infinitive
  2. Subject + Can + Infinitive.
  3. Subject + Must + Infinitive.
  4. Subject + May + Infinitive.
  5. I/We + Shall + Infinitive. 
  6. Subject + Will + Infinitive. 
  7. Subject + Should + Infinitive.
  8. Subject + Would Rather + Infinitive. 
  9. Subject + Had Better + Infinitive
  10. Subject + Might + Infinitive
  11. Subject + Would + Infinitive.
  12. Dare + Subject + Infinitive.
  13. Need + Subject + Infinitive.
  14. Let Us (Let’s) + Infinitive
  15. Subject + Want + To + Infinitive.
  16. Subject + Like + To + Infinitive.
  17. Subject + Would Like + To + Infinitive.
  18. Subject + Have + To + Infinitive.
  19. Subject + Ought + To + Infinitive.
  20. Subject + Be + Going + To + Infinitive.
  21. Subject + Be + Happy + To + Infinitive.
  22. Subject + Be + Glad + To + Infinitive.
  23. It + Is + Difficult + To + Infinitive.
  24. It + Is + Time + To + Infinitive.
  25. It + Is + Easy + To + Infinitive.
  26. Main Clause + What + To + Infinitive.
  27. There + Is/Are + Nothing + To + Infinitive.

Perbedaan Bare Infinitive dan To Infinitive

Bare Infinitive adalah verb1 yang dapat dipergunakan untuk membentuk suatu kalimat dengan memakai kata bantu : 
  • do (apakah)
  • can (dapat)
  • must (harus)
  • may (bolehkah)
  • shall (akan)
  • will (akan)
  • should (seharusnya)
  • would rather (lebih suka)
  • had better (lebih baik)
  • might (boleh)
  • would (akan)
  • dare (beranikah)
  • need (perlukah)
  • let (mari)
To Infinitive adalah verb1 yang biasa dipergunakan untuk membentuk suatu kalimat dengan: 
  • want to (ingin)
  • like to (suka)
  • would like to (ingin)
  • have to (harus)
  • going to (akan)
  • ought to (seharusnya)
  • what to (apa yang harus)
  • easy to (mudah untuk)
  • difficult to (sulit)
  • time to (saatnya)
  • happy to (bahagia)
  • glad to (senang)
  • nothing to (tidak ada …. untuk ….)

Contoh Penggunaan:
Berikut ini adalah contoh penggunaan 27 Rumus Infinitive (1-13 Bare Infinitive, 14-27 To Infinitive) :
  1. Do + Subject + Infinitive. Contoh Penggunaan : Do you study english? (apakah anda belajar bahasa inggris?)
  2. Subject + Can + Infinitive. Contoh Penggunaan : I can see (saya dapat melihat)
  3. Subject + Must + Infinitive. Contoh Penggunaan : I must study (saya harus belajar)
  4. Subject + May + Infinitive. Contoh Penggunaan : You may study (kamu boleh belajar)
  5. I/We + Shall + Infinitive. Contoh Penggunaan : We shall eat together (kami akan makan bersama)
  6. Subject + Will + Infinitive. Contoh Penggunaan : I will write an article again (saya akan menulis satu artikel lagi)
  7. Subject + Should + Infinitive. Contoh Penggunaan : I should work (saya seharusnya bekerja)
  8. Subject + Would Rather + Infinitive. Contoh Penggunaan : I would rather watch Indonesia Lawyers Club (saya lebih suka menonton Indonesia Lawyers Club)
  9. Subject + Had Better + Infinitive. Contoh Penggunaan : I had better study english (saya lebih baik belajar bahasa inggris)
  10. Subject + Might + Infinitive. Contoh Penggunaan : You might read my articles (kamu boleh membaca artikel-artikel milik saya)
  11. Subject + Would + Infinitive. Contoh Penggunaan : I would visit your site (saya akan mengunjungi situs anda)
  12. Dare + Subject + Infinitive. Contoh Penggunaan : Dare you speak english with me? (beranikah kamu berbicara bahasa inggris denganku?)
  13. Need + Subject + Infinitive. Contoh Penggunaan : Need I study English ? (perlukah aku belajar bahasa inggris?)
  14. Let Us (Let’s) + Infinitive. Contoh Penggunaan : Let’s study (mari belajar)
  15. Subject + Want + To + Infinitive. Contoh Penggunaan : I want to write more than 1000 articles (saya ingin menulis lebih dari 1000 artikel)
  16. Subject + Like + To + Infinitive. Contoh Penggunaan : I like to watch Indonesia lawyers Club (saya suka menonton Indonesia Lawyers Club) #Catatan : Untuk mengungkapkan ketidaksukaan terhadap sesuatu, dapat digunakan kata do (es) not like atau dislike.
  17. Subject + Would Like + To + Infinitive. Contoh Penggunaan : I would like to sleep (saya ingin tidur)
  18. Subject + Have + To + Infinitive. Contoh Penggunaan : I have to go (saya harus pergi)
  19. Subject + Ought + To + Infinitive. Contoh Penggunaan : I ought to sleep (saya seharusnya tidur)
  20. Subject + am/is/are + Going + To + Infinitive. Contoh Penggunaan : I am going to study (aku akan belajar)
  21. Subject + am/is/are + Happy + To + Infinitive. Contoh Penggunaan : She is happy to meet you (dia bahagia bertemu anda)
  22. Subject + am/is/are + Glad + To + Infinitive. Contoh Penggunaan : She is glad to meet you (dia senang bertemu anda)
  23. It + Is + Difficult + To + Infinitive. Contoh Penggunaan : It is difficult to write perpect article (menulis artikel yang sempurna itu sulit)
  24. It + Is + Time + To + Infinitive. Contoh Penggunaan : It is time to study (itu saatnya untuk belajar)
  25. It + Is + Easy + To + Infinitive. Contoh Penggunaan : It is easy to study (Itu mudah untuk dipelajari)
  26. Main Clause + What + To + Infinitive. Contoh Penggunaan : I forget what to write (saya lupa apa yang harus ditulis)
  27. There + is/are + Nothing + To + Infinitive. Contoh Penggunaan : There is nothing to eat (tidak ada sesuatu untuk dimakan)

Verb+Ing & Gerund : Pengertian, Cara Membuat dan Penggunaan.

Verb+Ing & Gerund : Pengertian, Cara Membuat dan Penggunaan. Pada artikel tentang verb (kata kerja) dijelaskan bahwa kata kerja dalam tata bahasa inggris itu bisa berubah-ubah bentuknya. Pada artikel ini yang akan dijelaskan adalah mengenai perubahan bentuk kata kerja dalam tata bahasa inggris, yang bukan saja mengalami perubahan bentuk tapi juga perubahan fungsi dari kata kerja (verb) ke kata benda (noun).

Pengertian Gerund

Gerund adalah verb (kata kerja) bentuk verb+ing yang berfungsi sebagai noun (kata benda) dalam sentence. Dengan kata lain, gerund adalah kata kerja yang dibendakan atau sebut saja kata benda jadi-jadian. 

Cara Membuat Gerund

Cara membuat Gerund itu sama dengan cara membentuk Verb Present Participle., yaitu Verb1 + ing. Aturan pembentukan kata-nya sama, yaitu :
  • Verb infinitive (kata kerja asal atau verb 1) yang berakhiran huruf konsonan, dan terdiri atas satu suku kata dan didahului oleh huruf vokal (a, I, u, e, o) maka huruf konsonan tersebut harus digandakan. Contoh : set menjadi setting, get menjadi getting, cut menjadi cutting, sit menjadi sitting, run menjadi running, dan lain sebagainya. Tapi jika huruf konsonan akhirnya huruf y, maka y tidak digandakan. Contoh : study menjadi studying, buy menjadi buying, pay menjadi paying, lay menjadi laying. Aturan ini juga tidak berlaku untuk beberapa kata, seperti : eat menjadi eating.
  • Verb (kata kerja) yang terdiri dari dua suku kata dan berakhiran huruf konsonan serta tekanan pengucapannya jatuh pada suku kata kedua, dan sebelumnya didahului oleh satu huruf vokal, maka huruf konsonan tersebut harus digandakan. Contoh : submit menjadi submitting, admit menjadi admitting.
  • Verb (kata kerja) yang berakhiran huruf e, dan dalam pengucapannya tidak terdengar, atau bahkan tidak mendapat tekanan sama sekali, maka huruf e tersebut harus dihilangkan. Contoh : have menjadi having, give menjadi giving, live menjadi living, write menjadi writing, dan sebagainya.

Penggunaan Gerund

    Sebagai Subject of Sentence
    • writing is my hobby (menulis adalah hobiku)
    • reading is my daily (membaca adalah keseharianku)
    Pada kedua contoh di atas gerund (writing dan reading) dipergunakan sebagai subject of sentence (subject dalam suatu kalimat).

    Sebagai Object of Sentence
    • I will not stop studying (saya tidak akan berhenti belajar)
    • I just finished eating (saya baru selesai makan)
    Pada kedua contoh di atas, gerund (studying dan eating) dipergunakan sebagai object of verbal sentence (object dalam kalimat verbal) dari transitive verb yaitu stop dan finished.

    Sebagai Object of Preposition
    • Before eating, I take a shower (sebelum makan, saya mandi)
    • After eating, I sleep (sesudah makan, saya merokok)
    • I eat, without thinking (saya makan, tanpa berpikir)
    • This money is for buying a car (uang ini untuk membeli sebuah mobil)
    • I arrived by swimming (aku sampai dengan berenang)
    • I have been interested in blogging (saya sudah tertarik pada ngeblog)
    Pada beberapa contoh di atas, gerund (dua kata eating, thinking, buying, swimming, blogging) dipergunakan sebagai object of preposition atau kata yang diawali preposition (before, after, without, for, by, in). Dalam aturan tata bahasa inggris, verb (kata kerja) tidak bisa diawali dengan preposition (kata depan), kecuali jika verb (kata kerja) tersebut sudah dirubah ke bentuk gerund (verb1+ing).

    Sebagai Nominal Predicate
    • My expertise is running on the water (keahlian kabayan adalah berlari di atas air)
    • Kabayan's expertise is dancing on the water (keahlianku adalah menari di atas air)
    Pada kedua contoh di atas, gerund (running dan dancing) dipergunakan sebagai nominal predicate (predikat dalam kalimat nominal).

    Setelah Mind
    • I mind waiting (aku keberatan menunggu)
    • I don’t mind carrying you (aku tidak keberatan menggendongmu) Mbah Surp hhe.
    Pada kedua contoh di atas, gerund (waiting dan carrying) ditempatkan sesudah kata mind (mind artinya keberatan), verb (kata kerja) menjadi boleh ditempatkan setelah mind jika verb tersebut diubah ke bentuk gerund (wait menjadi waiting dan carry menjadi carrying)

    Setelah No
    • No parking (dilarang parkir)
    • No speaking (dilarang berbicara)
    • No passing (dilarang menyalip)
    • No laughing (dilarang tertawa)
    • No copying (dilarang mengcopy)
    • No crying (dilarang menangis)
    • No speeding (dilarang ngebut)
    Dalam beberapa contoh di atas, gerund (parking, speaking, passing, laughing, copying, crying, speeding) dipergunakan sebagai object kalimat larangan, dan itu sering kita temukan di beberapa tempat. Hal itu boleh, karena verb (parke, speak, pas, laugh, copy, cry, speed) telah diubah ke bentuk gerund dan berfungsi layaknya noun (kata benda).

    Setelah No Use
    • There is no use arguing (tidak ada gunanya berdebat)
    • There is no use interrupting (tidak ada gunanya menginterupsi)
    • There is no use running (tidak ada gunanya berlari)
    Dalam beberapa contoh di atas, gerund (arguing, interrupting, running) sebenarnya kata-kata ini aslinya verb yang diubah ke bentuk gerund dengan ditambah ing agar bisa berfungsi layaknya noun dalam kalimat. Sehingga kalimat menjadi lebih simple.

    Setelah Like dan Dislike
    • I like playing football (saya suka bermain sepakbola)
    • I dislike playing football (saya tidak suka bermain sepakbola)
    Pada kedua contoh di atas, kata play diubah ke bentuk playing. Hal itu karena Like merupakan jenis verb (kata kerja) yang harus selalu diikuti bentuk gerund atau to infinitive. Jadi boleh saja jika verb setelahnya tidak berbentuk gerund, melainkan to infinitive.
    • I like to play football (suka bermain sepakbola)
    • I dislike to play football (saya tidak suka bermain sepakbola)
    Selain like, ada juga kata-kata lain yang selalu diikuti gerund atau to infinitive, antara lain : love, hate, prefer, start, begin, continue, mind, can’t stand, dread dan need (dalam kalimat passive).
    • This article needs reading (artikel ini butuh dibaca)
    • This article needs to read (artikel ini butuh dibaca)
    Tapi penggunaannya jarang.

    Itulah Gerund, Sang Noun jadi-jadian.

    Auxiliarry Do, Does, Did, Done, Don't, Doesn't, Didn't.

    Auxiliary Verb - Fungsi Do, Does, Did, Done, Don't, Doesn't, Didn't

    Do

    Do adalah kata kerja infinitive (kata kerja asal atau verb 1) yang artinya mengerjakan. Sebagai infinitive, Do termasuk bare infinitive.
    Dalam kalimat bahasa inggris, Do lebih sering dijadikan sebagai primary auxiliary verb (kata kerja bantu primer) daripada dijadikan sebagai main verb (kata kerja utama). Bahkan bisa dikatakan lebih identik dengan ke-auxiliaryverb-annya daripada ke-mainverb-annya.
    Sebagai main verb, Do berlaku transitive. 
    Sebagai primary auxiliary verb,  fungsi Do adalah membantu main verb dalam kalimat verbal untuk menegaskan tenses main verb. Tensesnya adalah present. Subjectnya adalah I, You, We, They.

    Does

    Does adalah Do+es. Es adalah huruf tambahan Do ketika Do menjadi kata bantu untuk subjek He, She dan It.
    Sama seperti Do, Does lebih sering dijadikan kata kerja bantu (auxiliary verb) daripada main verb dalam kalimat bahasa inggris.
    Fungsinya ketika menjadi main verb adalah sebagaimana fungsi Do ketika menjadi main verb. Begitu juga ketika dipergunakan sebagai auxiliary verb, digunakan dalam kalimat present tense. Hanya beda subjectnya saja, yaitu untuk subject He, She dan It.

    Did

    Did adalah kata kerja bentuk kedua (verb 2) dari Do. Oleh karena Did merupakan verb 2, maka hanya dipergunakan untuk kalimat past tense.
    Fungsinya sebagai main verb adalah sebagaimana fungsi Do. Sebagai auxiliary verb, Did dipergunakan untuk semua subjek, yaitu I, You, We, They, He, She dan It.

    Done

    Done adalah kata kerja bentuk ketiga (verb 3) dari Do. Done hanya dipergunakan untuk kalimat perpect tense.
    Fungsinya sebagai main verb adalah sebagaimana fungsi Do. Sebagai auxiliary verb, Done akan selalu didahului kata have/has/had menjadi have done, has done atau had done tergantung subjectnya.

    Don't

    Don't adalah kependekan dari Do Not, biasa dipergunakan untuk kalimat negatif untuk subject I, You, We dan They. Karena dipergunakan untuk kalimat negative dengan subject You, Don't ini juga jadi biasa dipergunakan untuk imperative larangan.

    Doesn't

    Doesn't adalah kependekan dari Does Not, biasa dipergunakan untuk kalimat negatif untuk subject He, She dan It. Tidak seperti Don't yang bisa dipergunakan untuk imperative, Doesn't tidak bisa dipergunakan untuk imperative karena subjectnya bukan You.

    Didn't

    Didn't adalah kependekan dari Did Not, biasa dipergunakan untuk kalimat negatif berwaktu past. Subjectnya sebagaimana subject Did, yaitu I, You, We, They, He, She dan It. Sebagaimana Doesn't, Didn't tidak bisa dipergunakan untuk kalimat imperative karena waktu pekerjaannya sudah lewat.