BAITUSSALAM: Present
Tampilkan postingan dengan label Present. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Present. Tampilkan semua postingan

Rumus Present Perfect Continuous Tense : S + Have/Has + Been + Verb1-ing

Rumus Present Perfect Continuous Tense : S + Have/Has + Been + Verb 1-ing. Present Perfect Continuous Tense merupakan rumus ke-4 dari 16 rumus tenses tata bahasa inggris modern dan merupakan jenis ke-4 dari 4 jenis Present Tense. 
  1. Simple Present Tense
  2. Present Continuous Tense
  3. Present Perfect Tense
  4. Present Perfect Continuous Tense
Rumus Present Perfect Continuous Tense adalah suatu rumus kalimat yang  biasa dipergunakan untuk menyatakan proses terjadinya suatu aksi, perbuatan atau peristiwa yang sudah sempurna waktu sekarang.

Topik pembicaraannya ada pada waktu “present”, Orang yang berbicaranya juga ada pada waktu “present”.

Jika pada present continuous tense reporter televisi menyiarkan siaran langsung sambil "wara-wiri" mengomentari balapan motogp yang sedang berlangsung, kemudian pada present perfect reporter melaporkan bahwa sekarang balapan motogp sudah finish dan sudah ada hasilnya tanpa menjelaskan proses balapannya, maka pada present perfect continuous ini si reporter menceritakan proses terjadinya balapan yang baru saja selesai dan dia saksikan sendiri secara langsung di sirkuit.

Rumus Present Perfect Continuous Tense : S + Have/Has + Been + Verb1-ing

  • (+) Subject + have/has + been + verb1-ing
  • (-) Subject + have/has + not + been + verb1-ing
  • (?) have/has + Subject + been + verb1-ing
"Have" berperan dalam rumus ini sebagai auxiliary verb (kata kerja bantu) bukan sebagai main verb (kata kerja utama) sehingga tidak diterjemahkan sebagaimana aslinya yaitu "memiliki".

Jika subjectnya “I/You/They/We”, maka auxiliary verb (kata bantu) yang dipergunakan adalah “Have”. Jika subjectnya “He/She/It”, maka pergunakan auxiliary verb (kata bantu) “Has”.

Contoh Kalimat :
(+) Subject + have/has + been + Verb1-ing
  • Joan Mir has been overtaking Fabio Quartararo several second before Feco Bagnaia out of race
(-) Subject + have/has + not + been + Verb1-ing
  • Joan Mir has not been overtaking Pool Espargaro several second before Feco Bagnaia out of race
(?) have/has + Subject + been + Verb1-ing
  • Has Andrea Dovisiozo been overtaking Alex Marquez several second before Feco Bagnaia out of race?
Ciri utama dari Present Perfect Continuous Tense adalah kejelasan waktunya, karena yang dibahas adalah proses dari hasil suatu aksi, perbuatan atau peristiwa. Pada contoh di atas adalah "several second before".

Rumus Present Perfect Tense : S + Have/Has + (Been/Verb 3)

Rumus Present Perfect Tense : S + Have/Has + (Been/Verb 3). Rumus Present Perfect Tense merupakan rumus ke-3 dari 16 rumus tenses tata bahasa inggris modern dan merupakan jenis ke 3 dari 4 jenis Present Tense. 
  1. Simple Present Tense
  2. Present Continuous Tense
  3. Present Perfect Tense
  4. Present Perfect Continuous Tense
Sebagaimana namanya "Present Perfect Tense" adalah suatu rumus kalimat yang secara asal dipergunakan untuk menyatakan suatu pekerjaan atau peristiwa yang sudah sempurna (perfect) waktu sekarang (present). 

Topik pembicaraannya ada pada waktu “present”, Orang yang berbicaranya juga ada pada waktu “present”. 

Jika sebelumnya pembicara Present Continuous Tense diibaratkan kepada seorang reporter televisi yang sedang melaporkan siaran langsung pertandingan sepak bola "live", maka Present Perfect Tense ini ibarat seorang reporter televisi yang sedang melaporkan siaran langsung dari TKP tapi kejadiannya sudah selesai. Sudah ada hasilnya, sudah bisa disimpulkan hasilnya. Nah, si reporter tersebut sekarang melaporkan hasilnya, tanpa menjelaskan proses terjadinya. Begitu.

Ciri khas tenses jenis ini adalah selalu diikuti kata-kata : Already (sudah), Yet (belum), Never (belum pernah), Ever (pernah), Recently (baru-baru ini), Just (baru saja), Lately (akhir-akhir ini), Finally (akhir-akhir ini), At last (akhir-akhir ini), Several times (beberapa kali), Once (sekali), Twice (dua kali), Three time (tiga kali), for (selama …..), for several minutes (selama beberapa menit), since (semenjak ….), so far (hingga sekarang) karena seringkali tenses jenis ini juga dipergunakan untuk menyatakan suatu aksi, perbuatan atau peristiwa yang dimulai di masa lampau dan selesai di waktu sekarang sehingga kata-kata seperti "since" juga kerap dipergunakan di belakang rumus tenses ini

Rumus Present Perfect Tense : S + Have/Has + (Been/Verb 3)

  • Nominal : S + Have/Has + Been
  • Verbal : S + Have/Has + Verb 3

1).Nominal : S + Have/Has + Been

  • (+) Subject + have/has + been
  • (-) Subject + have/has + not + been
  • (?) have/has + Subject + been
Jika subjectnya “I/You/They/We”, maka auxiliary verb (kata kerja bantu) yang dipergunakan adalah “Have”. Jika subjectnya “He/She/It”, maka pergunakan auxiliary verb (kata kerja bantu) “Has”. Lihat : Have, Has, Had, Haven't, Hasn't, Hadn't, Having, Have To, Have Been, Has Been, Had Been

“Been” adalah to be atau “be” dalam bentuk past participle (verb 3). Dalam pembahasan tenses “been” ini menunjukkan perfect. 

Contoh Kalimat Nominal :
(+) Subject + have/has + been
  • Reporter : "Valentino Rossi has been on the track".
(-) Subject + have/has + not + been
  • Reporter : "Fabio Quartararo has not been on the track".
(?) have/has + Subject + been
  • Pembawa acara di studio TV : "has Joan Mir been on the track?"

2).Verbal : S + Have/Has + Verb 3

  • (+) Subject + have/has + verb 3
  • (-) Subject + have/has + not + verb 3
  • (?) have/has + Subject + verb 3
Jika subjectnya “I/You/They/We”, maka auxiliary verb (kata kerja bantu) yang dipergunakan adalah “Have”. Jika subjectnya “He/She/It”, maka pergunakan auxiliary verb (kata kerja bantu) “Has”. 

Dalam pembahasan tenses, verb 3 ini menunjukkan perfect. 

Contoh Kalimat Verbal :
(+) Subject + have/has + verb 3
  • Andrea Dovisiozo has overtaken Marc Marquez recently at Lap 20
  • Unyil has gone to london
(-) Subject + have/has + not + verb 3
  • Andrea Dovisiozo has not overtaken Marc Marquez at Lap 19
  • Sarimin has not gone to Cikurubuk
(?) have/has + Subject + Verb 3
  • has Marc Marquez overtaken Andrea Dovisiozo again at Lap 20?
  • has kabayan gone to The Montain?

Rumus Present Continuous Tense : S + am/is/are + verb1-ing

16 Rumus Tenses - Present Continuous Tense : S + am/is/are + verb1-ing. Rumus Present Continuous Tense merupakan rumus ke-2 dari 16 rumus tenses tata bahasa inggris modern dan merupakan jenis ke 2 dari 4 jenis Present Tense.
  1. Simple Present Tense
  2. Present Continuous Tense
  3. Present Perfect Tense
  4. Present Perfect Continuous Tense
Secara umum, sebagaimana namanya "Present Continuous Tense" adalah suatu rumus kalimat yang biasa dipergunakan untuk menyatakan suatu aksi, perbuatan atau peristiwa yang sedang berlangsung di waktu sekarang.

Topik pembicaraan Present Continuous Tense ada pada waktu “present”, Orang yang berbicaranya juga ada pada waktu “present”. 

Pembicara dalam hal ini sedang "live", baik sebagai pelaku aksi ataupun sebagai penonton yang menyaksikan kejadian, sepertihalnya seorang reporter televisi yang sedang mengabarkan berita dari TKP atau sepertihalnya anda saat ini sedang membaca artikel ini kata demi kata.

Rumus Present Continuous Tense
S + am/is/are + verb1-ing
  • (+) Subject + am/is/are + verb1-ing
  • (-) Subject + am/is/are + not + verb1-ing
  • (?) am/is/are + Subject + verb1-ing
Jika yang jadi main verb adalah verb of emotion (seperti : like, dislike dan refuse), verb of sense (seperti : hear, see, smell, notice, dan taste), verb of thought/opinion (seperti : believe, expect, forget, know, prefer, realize dan remember), verb of possession (seperti : owe, own, dan belong to) maka tidak boleh dibuat verb-ing, sekalipun kalimatnya diucapkan untuk perbuatan atau peristiwa yang sedang berlangsung.

Adverb of time yang biasa mengikuti tenses jenis ini antara lain : Now (sekarang), Right now (saat ini), at present (pada saat ini), at this moment (pada saat ini), Still (masih), Today (hari ini), Tonight (malam ini), Soon (segera)

To be am, is dan are pada rumus ini berfungsi sebagai primary auxiliary verb yang membantu main verb (dalam hal ini verb1-ing) untuk mempertegas ke-presenttense-an main verb.

To be yang digunakan adalah : am (untuk I), is (untuk He She It) are (untuk You They We) 

Contoh Kalimat :
(+) Subject + am/is/are + verb1-ing + …
  • I am talking about english grammar now
  • You are visiting baitussalam.web.id now
  • The smart student is reading article now.
(-) Subject + am/is/are + not + verb1-ing + …
  • I am not talking about arabic grammar now
  • You are not visiting other site now
  • The smart student is not reading article now.
(?) am/is/are + Subject + verb1-ing + …
  • am I talking about english grammer now?
  • are You visiting baitussalam.web.id now?
  • is The smart student reading this article now?

Rumus Simple Present Tense : S + ((am/is/are) / verb1))

16 Rumus Tenses - Simple Present Tense : S + ((am/is/are) / verb 1)) Rumus Simple Present Tense merupakan rumus ke-1 dari 16 rumus tenses tata bahasa inggris modern dan merupakan rumus ke-1 dari 4 rumus Present Tense.
  1. Simple Present Tense
  2. Present Continuous Tense
  3. Present Perfect Tense
  4. Present Perfect Continuous Tense
Secara umum, sebagaimana namanya Rumus Simple Present Tense adalah suatu rumus sederhana yang diperuntukkan untuk menyatakan suatu aksi atau peristiwa yang terjadi waktu sekarang.

Trending topic Simple Present Tense ada pada waktu “present”, Orang yang membicarakannya juga ada pada waktu “present”.

Rumus Simple Present Tense
S + ((am/is/are) / verb1)) 

  • Nominal : S + am/is/are
  • Verbal : S + verb 1 

1).Nominal : S + am/is/are

  • (+) subject + am/is/are + ……
  • (-) subject + am/is/are + not + ……
  • (?) am/is/are + subject + …...
Karena tenses berkaitan dengan waktu, maka kalimat nominal dengan rumus seperti ini idealnya diikuti oleh adverb of time agar lebih memperjelas ke-tenses-annya. Dan itulah bedanya kalimat nominal tenses dengan kalimat nominal bukan tenses.

To be am, is dan are ketika dipergunakan dalam kalimat nominal tenses, berfungsi sebagai primary auxiliary verb bukan sebagai linking verb.

To be yang digunakan adalah : am (untuk I), is (untuk He She It) are (untuk You They We) 

Contoh Kalimat Nominal :
(+) subject + am/are/is + ……
  • I am here everytime
  • You are here everyday
  • He is here everyweek
  • She is here everynight
  • Marquez is on the track every sunday
  • The sun is on the east every morning.
(-) subject + am/are/is + not + ……
  • I am not here every time
  • You are not here every day
  • He is not here every week
  • She is not here every night
  • Marquez is not on the track every sunday
  • The sun is not on the east every time.
(?) am/are/is + subject + …...
  • am I here every time?
  • are You here every day?
  • is He here every week?
  • is She here every night?
  • is Marquez on the track every sunday?
  • is the sun on the east every time?

2).Verbal : S + verb1

  • (+) subject + verb1 + …...
  • (-) subject + do/does + not + verb1 + ……
  • (?) do/does + subject + verb1 + ……
Verb1 dengan subject He/She/It umumnya harus ditambah "s" atau "es", kecuali verb1 pada kalimat verbal interrogative, karena "Does" sudah menghandle itu.

Do saat ini sedang menjadi primary auxiliary verb bukan main verb, sehingga tidak boleh diterjemahkan sebagai "melakukan".

Fungsi Do dalam rumus ini adalah membantu verb1 menerangkan tensesnya tanpa mempengaruhi perubahan makna main verbnya (dalam hal ini verb1)

Does adalah additional verb dari "Do". Perbedaannya adalah : Do untuk subject I, You, They dan We. Sedangkan Does (Do+es) untuk subject He, She dan It. 
Contoh Kalimat Verbal :
(+) subject + verb 1 + …...
  • I go to office every day
  • Sarimin goes to the market every morning
(-) subject + do/does not + verb 1 + ……
  • I do not go to office every day
  • Sarimin does not goes to the market every morning
(?) do/does + subject + verb 1 + ……
  • do You go to office every day?
  • does Sarimin go to the market every morning?
Rumus ini biasanya dipergunakan untuk menyatakan :
Suatu pekerjaan atau peristiwa yang terjadi waktu sekarang (present).
  • "where are you? i am at my home!". Jawaban seperti ini tentu maksudnya "aku di rumahku saat ini".
  • "i see you are very hapy now".
Suatu pekerjaan yang "always" atau peristiwa yang bersifat habitually (kebiasaan). Misalnya : agenda rutin harian.
  • "i am here every day, i go to school every morning, i do not go to shool every sunday, does she back to her home every day?"
Suatu peristiwa yang bersifat generally (umum, prah, lumrah atau merupakan sebuah fakta yang tidak bisa dibantah). Misalnya : peristiwa alam yang sudah menjadi sunatullah seperti matahari yang terbit dari timur dan malam yang senantiasa gelap
  • "The sun rise on the east". Sekalipun tidak dilanjutkan dengan "every morning" atau "now", semua orang sudah maklum bahwa memang fakta yang sudah berlaku setiap hari matahari terbitnya di timur.