Oktober 2020 - BAITUSSALAM

YAYASAN BAITUSSALAM SUKAPALA

Selasa, 13 Oktober 2020

6 Hari Belajar di Rumah 1 Hari Belajar Secara Tatap Muka Dengan Menggunakan Protokol Kesehatan

yayasan-baitussalam-sukapala-6-hari-belajar-di-rumah-1-hari-belajar-secara-tatap-muka-dengan-menggunakan-protokol-kesehatan
Assalamu Alaikum Wr Wb.

Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga tetap dilimpahkan kepada Habibana Wa Nabiyyana Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam, kepada keluarga beliau, ashab beliau dan seluruh umat Islam.

Selanjutnya dengan ini kami sampaikan, bahwa :
  • Kami sangat bangga dan berterima kasih atas saran, dukungan, minat dan semangat semua pihak untuk agar kami menyelenggarakan kembali pembelajaran secara tatap muka seperti sebelum masa pandemi.
  • Kami juga sangat bangga dengan semangat dan minat semua santri untuk kembali ke sekolah. Semua pendidik juga mengharapkan hal yang sama.
Kami juga ingin menyampaikan kepada semua pihak, bahwa :
  • Kebijakan kami perihal metode dan strategi pembelajaran yang dipilih dan diterapkan untuk RA Baitussalam TPQ Baitussalam dan MDT Miftahul Anwar di masa pandemi, diambil melalui mekanisme musyawarah setelah memperhatikan sejumlah aspek yang potensial dimungkinkan bisa sangat mempengaruhi dan berdampak terutama pada kesehatan semua pendidik dan semua peserta didik.
  • Kesehatan menjadi prioritas utama pertimbangan kami, karena siklus pendidikan dan kontinuitasnya menuntut kami bisa berpikir bukan hanya untuk saat ini saja, melainkan lebih jauh ke masa depan dimana saat pandemi berakhir kami ingin semua pendidik dan semua peserta didik jumlahnya tidak berkurang dan semuanya senantiasa dalam keadaan sehat wal afiyat.
  • Baik "Belajar di Sekolah", "Belajar di Rumah" maupun "Belajar Online" hanyalah 3 dari sekian banyak metode pembelajaran yang tujuannya sama, yaitu untuk efektifitas pengajaran dan pendidikan. Jika kami memilih salah satu, melakukan improvisasi, atau mengintegrasikan ketiganya dengan yang lainnya, mungkin karena memang strategi, situasi dan kondisi yang mendorong kami untuk memilih menggunakannya. 
Selanjutnya dengan ini kami beritahukan, bahwa berdasarkan hasil rapat pengurus dan pendidik pada Senin 12 Oktober 2020 perihal Kegiatan Belajar Mengajar adalah "6 Hari Belajar di Rumah 1 Hari Belajar Secara Tatap Muka Dengan Menggunakan Protokol Kesehatan". 
  1. Secara umum, materi pelajaran untuk "6 Hari Belajar di Rumah" lebih difokuskan pada materi hapalan. Sedangkan "1 Hari Tatap Muka" adalah tes/setor hapalan.
  2. "1 Hari Belajar Secara Tatap Muka" menjadi sangat penting bagi kami untuk mengevaluasi secara berkala sejauh mana hasil "6 Hari Belajar di Rumah" santri/peserta didik kami.
  3. "1 Hari Belajar Secara Tatap Muka" tidak melibatkan semua santri dan semua kelas, melainkan 1 Hari Tatap Muka untuk 1 kelas saja. Untuk RA : Selasa Pagi RA A, Rabu Pagi RA B. Untuk TPQ : Senin Siang TPQ A, Selasa Siang TPQ B. Untuk MDT : Rabu Siang Kls 3, Kamis Siang Kls 4, Jumat Siang Kls 5, Sabtu Siang Kls 6.
  4. "1 Hari Belajar Secara Tatap Muka" dilangsungkan dengan menggunakan protokol kesehatan. Dalam hal ini, semua santri wajib : mandi biar fresh dari rumah, berpakaian suci & bersih, menggunakan masker, menggunakan facehield, mencuci tangan dengan sabun pencegahan/anti covid, diperiksa suhu badan dengan thermo gun, menjaga jarak, bahagia dan tidak galau selama di sekolah.
  5. Materi, Jadwal & Teknis Pembelajaran "6 Hari Belajar di Rumah" dan "1 Hari Belajar Secara Tatap Muka" untuk RA dikomunikasikan lebih lanjut secara daring di Grup WhatsApp RA Baitussalam.
  6. Materi, Jadwal & Teknis Pembelajaran "6 Hari Belajar di Rumah" dan "1 Hari Belajar Secara Tatap Muka" untuk TPQ dikomunikasikan lebih lanjut secara daring di Grup WhatsApp TPA/TPQ Baitussalam.
  7. Materi, Jadwal & Teknis Pembelajaran "6 Hari Belajar di Rumah" dan "1 Hari Belajar Secara Tatap Muka" untuk MDT/DTA dikomunikasikan lebih lanjut secara daring di Grup WhatsApp MDT/DTA Miftahul Anwar.
  8. Baik di sekolah maupun di luar sekolah, baik pada jam belajar di rumah maupun di tempat bermain, baik sedang berada di kampung halaman maupun di tempat lain, semua pihak dimohon untuk bekerja sama mengkondisikan dan memberikan edukasi kepada semua santri peserta didik kami untuk senantiasa bisa menggunakan protokol kesehatan. Hal ini demi kebaikan mereka dan kita semua. Bukan sebaliknya.
  9. Situs ini akan dijadikan media pelengkap untuk menyampaikan pemberitahuan secara online dan perpustakaan online materi belajar jangka panjang.
  10. Jika Orang tua/Wali santri merasa materi yang kami berikan kurang banyak, silahkan mengambil materi tambahan dari situs ini. Jika bermaksud menggunakan materi tambahan dari buku pelajaran lain atau situs lain, apapun materinya wajib melalui verifikasi kami terlebih dahulu, tanpa terkecuali. Hal ini karena kami sebagai pengurus dan pendidik di sekolah harus memastikan bahwa peserta didik kami mendapatkan asupan menu belajar yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku, sebagaimana orangtua di rumah senantiasa memastikan bahwa putra-putrinya harus mendapatkan asupan menu makan yang bergizi 4 sehat 5 sempurna dan tidak kadaluarsa.

Pada pelaksanaannya, perpaduan "6 Hari Belajar di Rumah" dan "1 Hari Belajar Secara Tatap Muka Dengan Menggunakan Protokol Kesehatan" ini menghasilkan sebuah metode yang dikenal dengan istilah Luring Method atau Shift Model, dan Daring Method sebagai pelengkapnya.

Metode ini merupakan bagian dari strategi kami dalam upaya mewujudkan proses pembelajaran yang anti covid. Mudah-mudahan, aamiin.

Itulah kebijakan Yayasan Baitussalam Sukapala untuk Raudhatul Athfal (RA) Baitussalam, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Baitussalam dan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Miftahul Anwar untuk kegiatan pembelajaran di masa pandemi saat ini.

Kebijakan ini diberlakukan mulai 13 Oktober 2020 sampai dikeluarkan lagi kebijakan kami yang baru.


Wassalamu Alaikum Wr Wb.

Senin, 05 Oktober 2020

Cara Berlangganan Artikel, Cara Share Artikel, Cara Menampilkan Situs Baitussalam di Layar Depan Android

Assalamu Alaikum Wr Wb

Kali ini kami akan berbagi 3 cara yang mungkin 3 cara ini suatu saat nanti akan sangat dibutuhkan oleh pengelola situs ini, partner dan pengunjung, terutama pengunjung dengan latar belakang Orang tua/Wali Santri Baitussalam

  1. Cara Berlangganan Artikel Baitussalam.
  2. Cara Share Artikel Baitussalam.
  3. Cara Menampilkan Situs Baitussalam di Layar Depan Android.

1.Cara Berlangganan Artikel Baitussalam

Dengan cara ini, anda akan mendapatkan setiap update terbaru di situs ini dan dikirim dalam bentuk pesan singkat ke alamat email anda. Caranya :

  • Cukup ketikan alamat email anda di kolom subscribe 
  • Kemudian klik Ok
Sayangnya saat artikel ini dibuat, kotak subscribe baitussalamnya sedang tidak dipergunakan. Karena kami tau, semua orang ngedul membuka pesan email. Hhe.

2.Cara Share Artikel Baitussalam

Cara ini merupakan salah satu trik untuk berbagi link/url ke medsos, yaitu dengan memperpendek link/url terlebih dahulu. Caranya :

  • Kunjungi salah satu halaman di situs ini
  • Di atas halaman (paling atas, jika di hp android) ada kolom berisi link/url. Klik kolom tersebut, kemudian Copy link/urlnya.
  • Kunjungi situs Bitly (salah satu situs pemendek link/url gratis)
  • Di halaman awal situs bitly, anda akan menemukan kolom untuk memendekan dengan tulisan "shorten your url". Nah, pastekan link/url yang tadi dicopy dari situs ini ke kolom "shorten your url" tersebut, timpakan.
  • Kemudian klik "shorten", anda akan melihat perubahan link/url asli menjadi Url pendek dengan kombinasi hurup yang unik.
  • Klik copy. Setelah klik copy, tulisan copy akan berubah menjadi copies. Itu artinya anda sudah mengcopy url pendeknya.
  • Url pendek atau Shortlink tersebutlah yang selanjutnya anda bagikan ke keluarga, teman, tetangga atau masyarakat media sosial.
Berbagi link dengan cara tersebut sangat bagus untuk kesehatan situs ini. Situs ini harus tetap sehat kan? Mari kita jaga kesehatannya bersama-sama.

3.Cara Menampilkan Situs Baitussalam di Layar Depan Android

Sebagaimana android pada umumnya, aplikasi dan widget bisa muncul di layar depan android : pengaturan, kamera, kalkulator, file manager, aplikasi whatsapp, aplikasi email, aplikasi facebook dan lain sebagainya.

Nah, tambahkan 1 lagi yaitu : Baitussalam.

Ini agar orangtua/wali santri dapat dengan mudah menemukan pintu masuk ke situs belajar online baitussalam ini, tanpa harus melakukan pencarian terlebih dahulu secara manual di search engine google. Bagus kan? Caranya bagaimana? sangat mudah... Silahkan praktekan cara ini :

  • Sekarang, saat anda sedang membaca artikel ini, klik tiga titik yang ada di sudut kanan atas android anda, itu di atas yang titik tiga vertikal. Itu fungsinya untuk menampilkan menu-menu google chrome.
  • Klik menu : Tambahkan ke Layar Utama. Kemudian akan muncul pop up seperti gambar di bawah ini
  • cara-menampilkan-situs-baitussalam-di-layar-depan-androidBeri nama : BAITUSSALAM
  • Klik Tambahkan
  • Lihat layar depan android anda sekarang juga, temukan "aaplikasian alias widget baitussalam" seperti yang ada di sudut kanan bawah layar depan android spektakuler milik admin berikut ini :
Sudah ketemu BAITUSSALAMnya? Nah, jadikan widget mirip aplikasi yang didownload dari google playstore tersebut sebagai pintu masuk setiap kali ingin mengunjungi situs baitussalam ini.

"Jangan khawatir, situs ini akan dikelola menjadi situs yang sangat ramah anak"

Selamat menikmati Indahnya "Belajar di Rumah" dan "Belajar Online".

Wassalamu Alaikum Wr Wb.

Sabtu, 03 Oktober 2020

Awal Surat Al-Fatihah itu Bismillah atau Alhamdulillah?

Awal Surat Al-Fatihah itu Bismillah atau Alhamdulillah? Berikut ini adalah pendapat-pendapat para ulama tentang masalah tersebut.

Sebelumnya penting disadari, bahwa perbedaan pendapat para imam mujtahid tentang banyak hal dalam urusan agama terutama menyangkut bidang fiqih itu biasa terjadi, termasuk tentang status apakah Basmalah merupakan bagian (salah satu ayat) dari Surat الْفَاتِحَةُ & Surat lainnya selain Surat بَرَاءَةٌ 

Ada banyak kitab dan buku yang menjelaskan tentang itu, salah satunya terdapat dalam Hasyiyah al-Alamah al-Shawi (Tafsir al-Shawi) Juz 1 Hal 5

اختلف الأئمة في كون البسملة من الفاتحة وغيرها من السور سوى سورة براءة 

فذهب الشافعي وجماعة من العلماء الى أنها آية من الفاتحة ومن كل سورة ذكرت في أولها سوى سورة براءة وقال به جماعة من الصحابة

وذهب الأوزاعي ومالك وابو حنيفة إلى أن البسملة ليست آية من الفاتحة وزاد ابو داود ولا من غيرها من السور وانما هي بعض أية في سورة النمل وإنما كتبت للفصل والتبرك

قال مالك ويكره استفتاح صلاة الفرض بها

واختلفت الرواية عن أحمد في كونها من الفاتجة أولا

Telah terjadi perbedaan pendapat para imam mujtahid dalam hal status basmalah termasuk bagian (atau salah satu ayat) surat الفاتحة dan surat lainnya selain surat براءة

  • Imam Syafi'i dan sebuah perkumpulan ulama berpendapat pada bahwasanya basmalah adalah salah satu ayat dari الفاتحة dan dari tiap surat dibacakan basmalah di awalnya selain surat براءة dan sebuah golongan sahabat menyatakan itu
  • Imam Auza'i, Imam Malik dan Imam Abu Hanifah berpendapat pada bahwasanya basmalah bukan salah satu ayat surat الفاتحة dan Abu Dawud menambahkan : dan bukan dari selain الفاتحة dan pastinya basmalah merupakan bagian salah satu ayat surat النمل dan pastinya dicantumkannya basmalah sebagai pemisah antar surat dan tabarruk.
  • Imam Malik berkata : dan dimakruhkan memulai shalat fardhu dengan basmalah
  • Dan beda-beda riwayat dari Imam Ahmad dalam hal basmalah termasuk الفاتحة atau tidak.
Syekh Nawawi al-Jawi dalam Kasyifah al-Saja menjelaskan :
واختلف في البسملة هل هي آية من الفاتحة أو من كل سورة فعند مالك أنها ليست آية من الفاتحة ولا من كل سورة وعند عبد الله بن مبارك أنها آية من كل سورة وعند الشافعي أنها آية من الفاتحة وتردد في غيرها ولم يختلفوا فيها في النمل في عدها من القرآن
"telah diikhtilafkan dalam hal basmalah apakah ia satu ayat dari al-Fatihah atau dari tiap surat. 
  • Menurut pendapat Imam Malik : sesungguhnya basmalah adalah bukan satu ayat dari al-Fatihah dan tidak dari semua surat.
  • Menurut pendapat Imam Abdullah Ibn Mubarok : sesungguhnya basmalah adalah satu ayat dari tiap surat.
  • Menurut pendapat Imam Syafi'i : sesungguhnya basmalah adalah satu ayat dari al-Fatihah dan diulang-ulang pada selainnya
Dan tidak pernah ada ikhtilaf dalam hal basmalah pada surat al-Naml dalam hal menghitungnya bagian dari Al-Qur'an." (Kasyifah al-Saja Hal 2)

Menurut Syaikh Abi Suja' Ahmad bin Hasan al-Ashfahani :
وبسم الله الرحمن الرحيم آية منها
"dan بسم الله الرحمن الرحيم adalah satu ayat dari surat alfatihah" (al-Taqrib Hal 13)

Menurut Syaikh Muhammad bin Qasim al-Ghazi :
كاملة
"1 ayat yang sempurna dari surat al-Fatihah" (Fath al-Qarib al-Mujib Hal 13)

Sumber :

Syaikh Ahmad al-Shawi. Hasyiyah al-Alamah al-Shawi Hal 5
Syaikh Nawawi al-Jawi. Kasyifah al-Saja Hal 2
Syaikh Muhammad bin Qasim al-Ghazi. Fath al-Qarib al-Mujib Hal 13
Syaikh Abi Suja' Ahmad bin Hasan al-Ashfahani. al-Taqrib Hal 13

Belajar di Rumah Sampai 12 Oktober

yayasan-baitussalam-sukapala-belajar-di-rumah-sampai-12-oktober-2020

Assalamu Alaikum Wr Wb.

Menindaklanjuti surat edaran dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Tasikmalaya Nomor : 360/SE.174-BPBD/2020 Tentang Pembatasan Kegiatan Dalam Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Penularan Corona Virus Desiese 19 (Covid 19) di Kota Tasikmalaya Point 4 (Meniadakan Kegiatan Pembelajaran Secara Tatap Muka di Semua Jenis dan Jenjang Pendidikan) yang diberlakukan mulai tanggal 29 September s/d 12 Oktober 2020, maka dengan ini kami sampaikan :

  1. Mulai Jumat 02 Oktober 2020 Kegiatan Belajar Mengajar Raudhatul Athfal (RA) Baitussalam, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Baitussalam dan Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Miftahul Anwar dirumahkan  (Belajar di Rumah)
  2. "Belajar di Rumah" sampai tanggal 12 Oktober 2020 dan kembali Belajar di Sekolah secara tatap muka tanggal 13 Oktober 2020.
  3. Materi "Belajar di Rumah" untuk RA dan TPA dikomunikasikan lebih lanjut di Grup WhatsApp oleh pengurus dan pendidik RA dan TPA.
  4. Materi "Belajar di Rumah" untuk DTA difokuskan pada Materi Pelajaran Muatan Lokal (Lihat : Buku Muatan Lokal yang diterbitkan oleh Yayasan Baitussalam Sukapala untuk DTA dan perhatikan juga tabel pembagian tugas masing-masing kelas)
    Daftar-Hapalan-Belajar-Di-Rumah
  5. "Belajar di Rumah" bukan "libur", melainkan hanyalah sebuah metode pembelajaran alternatif yang dinilai paling efektif pada situasi dimana pendidik (kami) tidak diperbolehkan untuk menyampaikan materi secara tatap muka kepada semua peserta didik (dalam hal ini adalah santri RA, TPA, DTA) sementara semua pihak (pendidik dan orang tua/wali peserta didik) ingin mengkondisikan agar kegiatan pembelajaran tetap berlangsung.
  6. Pada jam yang biasa dipergunakan untuk belajar secara tatap muka (08.00-10.00 WIB untuk RA, 13.00-15.00 WIB untuk TPA dan DTA) santri wajib ada di rumah untuk belajar.
  7. "Belajar di Rumah" merupakan metode alternatif yang kami pilih berdasarkan pertimbangan yang sangat matang dan setelah memperhatikan sejumlah aspek yang mempengaruhi dan berdampak terutama pada kesehatan peserta didik di masa pandemi.
  8. Jika Orang tua/Wali santri merasa materi "Belajar di Rumah" kurang banyak, orang tua bisa mengambil materi tambahan dari situs ini. Tidak boleh mengambil materi dari situs lain, jika belum mampu memilah dan memilih materi yang cocok. Karena materi yang tidak sesuai malah bisa berpotensi menjadi tsunami kecil bagi bahtera pendidikan. Jadi jika ada materi tambahan yang akan dihidangkan kepada semua peserta didik kami sebagai salah satu menu "Belajar di Rumah" apapun materinya wajib melalui verifikasi kami terlebih dahulu, tanpa terkecuali. 
Itulah kebijakan untuk kegiatan pembelajaran di masa pandemi saat ini.

Beberapa hal berikut ini juga perlu kami sampaikan sebagai sesuatu yang penting disadari bersama terkait hal-hal yang mempengaruhi kebijakan kami terkait kegiatan belajar mengajar, bahwa :
  • Kebijakan kami bukan kebijakan yang hanya didasarkan pada asumsi dan persepsi semata, melainkan bertitik tolak dari surat edaran pemerintah dan ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah.
  • "Belajar di Rumah" maupun "Belajar Online" jangan selalu dicitrakan sebagai suatu kemunduran pendidikan, melainkan sebuah metode alternatif dan inovatif pada pendidikan zaman modern, karena belajar itu tidak harus selalu konvensional.
Selanjutnya perlu juga kami sampaikan, bahwa sebagaimana Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Tasikmalaya Nomor : 360/SE.174-BPBD/2020 Tentang Pembatasan Kegiatan Dalam Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Penularan Corona Virus Desiese 19 (Covid 19) di Kota Tasikmalaya Point 4 (Meniadakan Kegiatan Pembelajaran Secara Tatap Muka di Semua Jenis dan Jenjang Pendidikan) diberlakukan sampai 12 Oktober 2020, maka kebijakan kami inipun berlaku sampai 12 Oktober 2020.

Selamat menikmati indahnya "Belajar di Rumah". 

Wassalamu Alaikum Wr Wb.

Khasiat Membaca Basmalah 21 Kali Sebelum Tidur

Apa Khasiat Membaca Basmalah 21 Kali Sebelum Tidur? 

Jika anda sejak kecil diajari untuk selalu membaca basmalah 21 kali sebelum tidur, berbahagialah... karena itu juga yang sering diinformasikan oleh para ulama, salah satunya oleh Syaikh Nawawi al-Jawi dalam Kasyifah as-Saja Hal 2 :

وَمِنْ خَوَاصِهَا شَخْصٌ عِنْدَ النَّوْمِ اِحْدَى وَعِشْرِيْنَ مَرَّةً أُمِنَ تِلْكَ اللَّيْلَةِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأُمِنَ بَيْتُهُ مِنَ السِّرْقَةِ وَأُمِنَ مِنْ مَوْتِ الفُجَأَةٍ وَغَيْرِ ذٰلِكَ مِنَ الْبَلَايَا أفاده أحمد الصاوي
Salah satu dari sekian banyak khasiat Basmalah adalah : Jika seseorang membacanya sebelum tidur 21 kali maka diamankan dari syaithan, diamankan rumahnya dari kemalingan, diamankan dari maut mendadak dari selain itu semua yang termasuk balai. Syaikh al-Shawi menjadikannya فائدة
Tentunya itu hanya salah satunya saja, jadi masih banyak yang lainnya.

Daftar Pustaka

Syaikh Nawawi al-Jawi. Kasyifah al-Saja.

Basmalah/Bismillah بسم الله الرحمن الرحيم

Basmalah atau dalam tulisan arabic بَسْمَلَة adalah masdar qiyasi dari kalimat fi'il lafadz  بَسْمَلَ mengikuti wazan فَعْلَلَ فَعْلَلَةً dengan mauzun دَحْرَجَ دَحْرَجَةً 
Ketika ada orang mengucapkan atau menuliskan بَسْمَلَة maka sebenarnya yang dimaksud adalah
  بِسْمِ اللّٰهِ
atau
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Muhammad al-Khudhari dalam kitab Hasyiyah al-Hudhari ‛ala Ibn ‛Aqil hal 3
اعلم أن البسملة مصدر قياسى لبسمل كدحرج دحرجة اذا قال بسم الله على ما في الصحاح وغيره أو اذا كتبها على ما في تهذيب الأزهري فهي بمعنى القول أو لكتابة لكن أطلقوها على نفس بسم الله الرحمن الرحيم مجازا من اطلاق المصدر على المفعول لعلاقة اللزوم ثم صارت حقيقة عرفية 
Pembahasan yang dikemukakan oleh para ulama ahli mengenai بسم الله الرحمن الرحيم
sangat panjang dan sangat beragam, karena umumnya pembahasan dikaitkan dengan fan atau bidang studi ilmu yang mereka sampaikan dalam kitabnya. Alhasil, setiap pembahasan menjadi lebih spesifik dikaitkan dengan bidang ilmu tertentu. 
  • Basmalah menurut ilmu nahwu
  • Basmalah menurut ilmu sharaf
  • Basmalah menurut ilmu ma'ani
  • Basmalah menurut ilmu bayan
  • Basmalah menurut ilmu badi'
  • Basmalah menurut ilmu tajwid
  • Basmalah menurut ilmu tauhid
  • Basmalah menurut ilmu fiqih
  • Basmalah menurut ilmu tasawuf
  • dan lain sebagainya.
Uniknya sekalipun mereka membatasi ruang lingkup pembahasan hanya menurut perspektif ilmu tertentu, pembahasannya tetap panjang dan tidak mudah untuk difahami. Karena penjelasan biasanya juga mempresentasikan penggunaan ilmu tersebut secara menyeluruh. 

Biasanya pembahasan tidak kita temukan pada kitab matan, melainkan kitab syarah penjelas matan. Cara mencarinya tidak sulit, begini caranya :
  • Buka kitab kuning dan kunjungi halaman awal yang terdapat redaksi tulisan بسم الله الرحمن الرحيم
  • Temukan قوله بسم الله الرحمن الرحيم
Ulama pensyarah kitab biasanya menjelaskannya dengan metode penulisan seperti itu, ada قوله nya. Hal ini sudah lumrah dan mungkin sudah tidak asing lagi bagi kalangan penuntut ilmu berlatar belakang pesantren.

Daftar Pustaka

Syaikh Muhammad al-Khudhari. Hasyiyah al-Khudhari ‛ala Alfiyah Ibn ‛Aqil.

Jumat, 02 Oktober 2020

Hikmah Membaca Ta'udz

Hikmah Membaca Ta'udz (Isti'adzah/Ta'awwudz)
أَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

Hikmah membaca ta'udz atau isti'adzah tentunya sangat banyak, salah satunya adalah sebagaimana yang dijelaskan oleh Syaikh Ahmad al-Shawi dalam kitabnya :

فحكمة الإستعاذة تطهير القلب من كل شيئ يشغل عن الله تعالى فإن في التعوذ بالله إقرارا بالعجز والضعف واعترافا بقدرة الباري وأنه الغنى القادر على دفع المضرات وأن الشياطين عدو مبين

Hikmah isti'adzah adalah mensucikan hati dari segala sesuatu yang menyibukan sehingga menjauhkan diri dari Allah Ta'ala, karena di dalam berta'awwudznya seorang hamba kepada Allah terdapat :

  • ikrar akan ketidakkuasaan dan kelemahan hamba
  • pengakuan tentang bahwasanya Allah bersifat qudrat
  • pengakuan bahwasanya Allah adalah Dzat yang maha tidak membutuhkan makhluk (sifat qiyamuhu binafsihi)
  • pengakuan bahwasanya Allah maha kuasa untuk menolak mudharat
  • pengakuan bahwa sesungguhnya syaithan adalah musuh yang nyata. 
Ini jelas bisa diterima oleh siapapun, karena yang dimaksud di sini adalah yang berkaitan dengan aqidah : pengakuan penghambaan diri kepada Allah, pengakuan bahwa hanya Allah yan bisa, pengakuan tentang keistimewaan Allah yang tidak membutuhkan makhluk, pengakuan bahwa makhluk hanya berupaya bukan menciptakan hasil, pengakuan bahwa pembangkang Allah adalah musuh bagi semua makhluk yang taat dan ingin selamat.
Didalamnya juga mengandung tawakkal yang akan membawa pembacanya untuk senantiasa istiqomah beriman dan bertaqwa kepada Allah.

Daftar Pustaka

Syaikh Ahmad al-Shawi. Hasyiyah al-Alamah al-Shawi Juz 1 Hal 5

Berapa Kali Lafadz اَللّٰهُ Disebutkan Dalam Al-Qur'an

Berapa kali Lafadz اَللّٰهُ disebutkan dalam Al-Qur'an?

Jawab

Al-Qur'an adalah Kalam Allah Yang Qadim. Selain sumber hukum dalam islam, Al-Qur'an juga sumber pengetahuan bagi seluruh makhluk terutama bagi yang meyakini kebenaran islam. 

Pertanyaan ini tentu sangat penting bagi umat islam, karena menyangkut ilmu yang berkaitan dengan aqidah.

Penulis sendiri belum pernah menghitungnya secara langsung, tapi ada seorang ulama besar yang membahas itu yaitu Syaikh Abd al-Haq ibn Abd al-Hannan al-Jawi dalam kitabnya Tadrij al-Adani ila Qira'ah Syarh al-Sa'ad ala al-Tashrif al-Zanjani Hal 3
ذُكر هذا الإسم في القرأن في ألفين وسبعين موضعا انتهى ذكره السيوطي في رسالته على البسملة
"disebutkan nama ini (maksudnya Lafadz الله karena dalam pembahasan itu) di dalam Al-Qur'an pada 2070 tempat, intaha... Imam al-Suyuti telah menyebutkan itu dalam risalahnya pada pembahasan Basmalah".

Tentunya untuk lebih jelas, penting juga bertanya kepada para huffadz (penghafal Al-Qur'an). Atau barangkali ada referensi lainnya.
Wallahu A'lam...

Sumber

Syaikh Abd al-Haq ibn Abd al-Hannan al-Jawi. Tadrij al-Adani ila Qira'ah Syarh al-Sa'ad ala al-Tashrif al-Zanjani Hal 3