Desember 2019 - BAITUSSALAM

YAYASAN BAITUSSALAM SUKAPALA

Kamis, 19 Desember 2019

Ketentuan Peserta dan Sistem Penilaian Bidang Pidato Bahasa Indonesia

Alifa Rihadatul Anfus Yayasan Baitussalam Sukapala
Pidato Bahasa Indonesia alias Pildacil merupakan salah satu bidang yang dilombakan pada event kejuaraan FASI.

Bidang ini biasanya dilombakan di panggung utama atau lokasi yang cukup luas, karena paling ramai penontonnya.
Alifa Rihadatul Anfus (Juara 1 Pidato Putri Pada FASI XI Tingkat Kecamatan Kawalu)
Alifa RA (Juara 1 Pidato FASI XI Tingkat Kecamatan Kawalu)
Diakui atau tidak, mereka yang berani jadi peserta pidato biasanya cukup sulit ditemukan.
Alifa RA (Juara 2 Pidato FASI XI Tingkat Kota Tasikmalaya)
Selain peserta harus memiliki memori hapalan yang kuat, peserta juga seringkali dihadapkan pada sakit demam, demam panggung hehe.

Ketentuan Peserta

Santri TKA : 1 Putra dan 1 Putri.
Santri TPA : 1 Putra dan 1 Putri
Santri TQA : 1 Putra dan 1 Putri

Materi Lomba

Baik untuk tingkat TQA, TPA maupun TKA, pidato dilakukan tanpa teks. Teks diserahkan kepada Dewan Hakim sebelum naik ke panggung setelah dipanggil oleh panitera. Adapun tema pidato yang disampaikan adalah sebagai berikut :
Tingkat TKA : Keutamaan Belajar di Waktu Kecil
Tingkat TPA : Berbakti Kepada Orangtua
Tingkat TQA : Generasi Qur'ani Untuk Kejayaan Indonesia
Waktu yang disediakan adalah 10-15 menit
Materi harus dilengkapi dengan Ayat AlQur'an dan Hadits.

Sistem Penilaian

Untuk aspek kriteria, penilaiannya mencakup tiga bidang, yaitu : isi, dalil dan retorika penyampaian.
1. Bidang Isi dan Bahasa :
  • Bobot uraian dan cakupan
  • Sistematika uraian
  • Ungkapan bahasa
  • Gaya bahasa
2. Bidang Dalil dari AlQur'an dan Hadits :
  • Kebenaran bacaan
  • Kebenaran terjemah
  • Kesesuaian dalil dengan tema dan uraian
3. Bidang Retorika Penyampaian : 
  • Vokal, intonasi dan aksentuasi
  • Ekspresi
  • Adab
4. Aspek dan Score Penilaian :
  • Bidang Isi dan Bahasa : maksimal 40 dan minimal 20
  • Bidang Dalil : maksimal 25 dan minimal 10
  • Bidang Retorika : maksimal 35 dan minimal 20
Setelah dilakukan penjumlahan, hasil maksimal adalah 100. Hasil minimal adalah 50.
Itulah Ketentuan Peserta dan Sistem Penilaian Bidang Lomba Pidato Pada Event Kejuaraan FASI
🔍 Sumber : Buku FASI XI LPPTKA BKPRMI Kota Tasikmalaya.

Rabu, 18 Desember 2019

Ketentuan Peserta dan Sistem Penilaian Bidang Tartil AlQur'an

Sebelumnya penting diketahui, bahwa pada penyelenggaran FASI kategori TKA dan TPA, Tartil AlQur'an merupakan bidang lomba utama, sebagaimana Tilawah untuk kategori TQA.
Muhammad Dafi Nuril Husna Juara 1 Tartil Putra Pada Gelaran FASI XI Tingkat Kecamatan Kawalu
M. Dafi NH Juara 1 Tartil Putra FASI XI Tingkat Kecamatan Kawalu
Bahkan bobot nilainya pada penentuan juara umum kafilah (kontingen) adalah : 7 untuk juara satu, 5 untuk juara dua dan 3 untuk juara tiga. Sedangkan bobot bidang lomba lain adalah : 5 untuk juara satu, 3 untuk juara dua dan 1 untuk juara tiga.
M Dafi NH, Ust Yosep dan Ust Endang di FASI XI Tingkat Kota Tasikmalaya
Jadi, Tartil AlQur'an dan Tilawah adalah bidang lomba paling bergengsi pada event kejuaraan FASI.
Muhammad Dafi Nuril Husna Peserta Tartil Putra Pada Gelaran FASI XI Tingkat Kota Tasikmalaya
M. Dafi NH Peserta Bidang Tartil FASI XI Tingkat Kota Tasikmalaya

Ketentuan Peserta

Santri TKA Putra dan Putri
Santri TPA Putra dan Putri

Materi Lomba

Untuk TKA : Membaca ayat antara juz 1 - juz 10, sedangkan waktu yang disediakan panitia adalah 5 menit
Untuk TPA : Membaca ayat antara juz 11 - 20, sedangkan waktu yang disediakan panitia adalah 5 menit. Sama dengan TKA. 

Sistem Penilaian

Untuk kriteria penilaian, terdiri dari : bidang tajwid, bidang fashahah, bidang suara dan irama.
1. Bidang Tajwid : 
  • Makharijul huruf 
  • Sifatul huruf 
  • Ahkamul huruf 
  • Ahkamul mad wal qashr 
2. Bidang Fashahah :
  • Waqaf dan Ibtida
  • Mura'atul huruf wal harokat 
  • Mura'atul huruf wal ayat
  • Adab membaca 
3. Bidang Suara dan Irama : 
  • Keindahan suara
  • Irama dan variasi
  • Keutuhan dan tempo bacaan
  • Pengaturan nafas
  • Jumlah lagu 
  • Lagu pertama dan penutup 
4. Aspek Score Penilaian : 
  • Bidang tajwid maksimal 45 minimal 20
  • Bidang fashahah dan adab maksimal 35, minimal 20
  • Bidang suara dan irama maksimal 20, minimal 10. 
Jadi hasilnya setelah dilakukan penjumlahan : Jumlah maksimal abc adalah 100, sedangkan jumlah minimal abc adalah 50.
5. Jenis-Jenis Kesalahan : 
  • Salah dalam bacaan dikategorikan sebagai kesalahan jaly
  • Salah dalam tajwid dan fashahah dikategorikan sebagai kesalahan khofi.
  • Kesalahan-kesalahan lain di luar point a dan b, dikategorikan sebagai kesalahan biasa.
  • Penilaian terhadap kesalahan sebagaimana dimaksud pada point a, b dan c dapat ditentukan melalui kesepakatan Dewan Hakim. 
Itulah Ketentuan Peserta dan Sistem Penilaian Bidang Tartil AlQur'an Pada Event Kejuaraan FASI

🔍 Sumber : Buku FASI XI LPPTKA BKPRMI Kota Tasikmalaya.

Selasa, 17 Desember 2019

Mengenal Fungsi Utama Festival Anak Shaleh Indonesia

Penting Memperkenalkan lebih jauh Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI), agar khalayak tidak salah memahami intisari dari penyelenggaraan event kompetitif tersebut.

FASI bukanlah sebatas ajang kreativitas belaka, bukan pula sekedar kompetisi,  dimana santri sebagai peserta dan guru sebagai pembimbing bersaing ketat memperebutkan predikat dan peringkat terbaik, apalagi sebatas tontonan.

Sekalipun, diakui atau tidak adalah suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri ketika salah seorang santri meraih predikat juara terbaik. Baik bagi dirinya, bagi keluarganya dan tentu saja bagi guru pembimbingnya.

Setidaknya ada 3 (tiga) fungsi utama dari pagelaran tersebut yang penting kita ketahui, yaitu :
  1. FASI adalah sebagai media untuk memperkokoh silaturahim fungsional dalam upaya menopang ukhuwah islamiyah terutama di kalangan Pengurus LPPTKA-BKPRMI, Pengelola dan Pengurus TKA-TPA-TQA, seluruh santri, pecinta Alqur'an dan pemerhati pendidikan.
  2. FASI adalah sebagai wahana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan
    FASI sebagai wahana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan
    dan profesionalisme dalam upaya meningkatkan fungsi Lembaga Pembina dan Pengembang, yang dalam hal ini adalah LPPTKA
  3. FASI adalah sebagai media untuk mengevaluasi kualitas santri di seluruh indonesia, yang selanjutnya akan menjadi umpan balik perbaikan kurikulum termasuk proses pembelajaran.
Itulah 3 (tiga) fungsi utama FASI. Semoga bermanfaat 😉

Senin, 16 Desember 2019

Mengenal Festival Anak Shaleh Indonesia

Serangkaian jenis lomba kreativitas untuk tingkat Taman Kanak-Kanak Al-Qur'an (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) dan Ta'limul Qur'an Lil Aulad (TQA). 

Sebuah ajang kompetisi fastabiqul khairat bagi santri cilik yang diselenggarakan oleh panitia independent di bawah binaan LPPTKA BKPRMI. Itulah kegiatan inti dari Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI). 

Secara teknis, Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) biasanya diawali dengan Pawai Ta'aruf yang diikuti seluruh kontingen (pengurus, pengajar, peserta lomba, santri unit dan bobotoh) Kemudian dilanjutkan dengan perlombaan.

Di sebagian wilayah di tanah air, event pencarian bakat ini bahkan seringkali dimeriahkan pula dengan pameran dan bazar berbagai produk halal, makanan olahan, kerajinan, mainan anak, buku-buku, dan lain sebagainya. 

Artinya event ini juga berpotensi menunjang peningkatan ekonomi masyarakat jika didukung dan dikelola secara baik.

Apa saja bidang yang dilombakan pada event kejuaraan tersebut? 

Untuk Tingkat TKA : Tartil Al-Qur'an, Adzan dan Iqomah, Nasyid Islami, Peragaan Shalat, Cerdas Cermat Al-Qur'an, Mewarnai Gambar, Pidato Bahasa Indonesia, Gebyar Mewarnai (Eksebisi) dan Senam Hijaiyah (Eksebisi). 


Untuk Tingkat TPA : Tartil Al-Qur'an, Adzan dan Iqomah, Nasyid Islami, Cerdas Cermat Al-Qur'an, Menggambar, Pidato Bahasa Indonesia Gebyar Menggambar (Eksebisi) dan Senam Hijaiyah (Eksebisi). 


Untuk Tingkat TQA : Tilawah Al-Qur'an, Tahfidz Juz Amma, Cerdas Cermat Al-Qur'an, Kisah Islami, Kalighrafi, Pidato Bahasa Indonesia dan Gebyar Kalighrafi (Eksebisi).



Para santri berprestasi yang meraih juara terbaik 1 dari masing-masing bidang yang dilombakan (kecuali eksebisi) nantinya menjadi peserta di jenjang yang lebih tinggi.
Alifa Rihadatul Anfus (Juara 1 Pidato Putri) Rafa Al Mubarok (Juara 3 Adzan) Muhammad Dafi Nuril Husna (Juara 1 Tartil AlQur'an) di Festival Anak Shaleh Indonesia 2019
Alifa Rihadatul Anfus (Juara 1 Pidato Putri) Rafa Al Mubarok (Juara 3 Adzan) Muhammad Dafi Nuril Husna (Juara 1 Tartil AlQur'an) di FASI XI 2019

Menariknya, Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) ini selama ini selalu sukses digelar secara berjenjang mulai dari tingkat kelurahan > kecamatan > kota/kabupaten > provinsi > nasional dengan hanya mengandalkan dana partisifasi unit lembaga binaan penyelenggara, yang tentu saja bersumber dari iuran orangtua santri, tanpa bantuan dari pihak pemerintah baik daerah maupun pusat

Yayasan Baitussalam Sukapala Mengucapkan : "selamat dan sukses kepada semua santri berprestasi di event kejuaraan Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) yang digelar di seluruh indonesia"
Bersama Santri Cilik Berprestasi di Festival Anak Shaleh Indonesia 2019
Bersama Santri Cilik Berprestasi Kecamatan Kawalu Pada FASI XI 2019

Semoga Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) melahirkan generasi shaleh indonesia yang mampu mewujudkan masa depan indonesia yang lebih baik, yang bak negeri impian. aamiin.